Categories: Nasional

Puasa dan Pengendalian Konsumsi

PUASA pada hakikatnya adalah menahan. Menahan untuk tidak makan dan minum di siang hari. Tetapi kita sering lalai, membalas makan dan minum dengan menservis diri kita melalui makanan dan minuman yang melimpah di waktu berbuka dan malam harinya.

Semuanya disediakan mulai dari kolak, es buah, kue, pecal, soto, nasi dan lauk pauk lengkap lainnya. Akibatnya perutpun membengkak di malam hari, dan perut terasa gembung dan panas di siang hari. Tidak sedikit yang mengalami masalah pencernaan justru di bulan Ramadan karena kelebihan makan, bukan karena puasanya itu sendiri.

Allah SWT telah menyediakan satu bulan di dalam satu tahun bagi kita untuk mengurangi intensitas makan dan aktivitas pencernaan di perut kita. Hal ini juga sejalan dengan proses detoksifikasi pengeluaran racun dari tubuh sebagai akibat dari aktifitas puasa selama sebulan.  Tubuh terasa lebih ringan karena lemak, kolesterol, dan gula tubuh yang berkurang drastis. Orang yang berpuasa akan jauh lebih sehat setelahnya. Sesuai dengan perkataan Rasulullah SAW: berpuasalah, maka kamu akan sehat.

Sumber penyakit adalah makanan dan perut. Lihatlah, betapa banyak penyakit di sekitar kita yang disebabkan oleh kelebihan makanan. Kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, penyumbatan pembuluh darah, stroke, asam urat, sakit ginjal adalah penyakit akibat kelebihan makanan. Banyak pula kita temukan, banyak orang tidak mau mengurangi volume makanannya, alias tetap mau makan enak. Setelah itu, dia sibuk menurunkan berat badannya dengan berolahraga untuk membakar lemak dan kelebihan kalori di tubuhnya. Bukankah itu kesia-siaan?  Bukankah lebih baik kalau ia mengurangi makannya, dan menginfakkan kelebihan rezeki yang ada padanya untuk kepentingan orang lain yang lebih membutuhkan?

Allah menyediakan bulan Ramadan ini untuk kita mengintrospeksi kebiasaan makan kita pada hari lain. Lihatlah rapat-rapat kita dan acara-acara sosial kita, baik di kantor maupun di masyarakat, semuanya dilengkapi dengan konsumsi.  

Setiap kali duduk, disuguhi makan dan minum. Terkadang menjurus ke pemborosan. Bukankah lebih baik kalau konsumsi yang berlebihan itu digunakan untuk kepentingan lain?  Mengapa harus selalu makan dan minum setiap kali duduk?

Puasa melatih kita untuk mengendalikan makan dan minum kita.  Jangan sampai selama pelatihan ini, kita malah mengumbar nafsu kita dengan makan dan minum berlebihan sehingga maksud puasa itu sendiri tidak tercapai.  

Pengeluaran konsumsi kita selama bulan Ramadhan seharusnya tidak lebih besar dibandingkan dengan di bulan yang lain. Yang seharusnya lebih besar adalah pengeluaran yang kita berikan untuk orang lain yang membutuhkan, bukan untuk pengeluaran kita atau keluarga kita sendiri.  

Firman Allah: Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan (QS Al A’raf: 31). Rasulullah Muhammad SAW menyatakan: ”Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah baginya memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus melebihkanya, hendaknya sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”. Imam AsySyafi’i mengatakan: “Kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah”.

Mudah-mudahan Ramadan tahun ini bisa menjadi titik tolak kita untuk memperbaiki kebiasaan makan dan minum kita, mengendalikan nafsu kita, dan memudahkan kita untuk berbagi dengan sesama.***

 

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

18 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago