Categories: Nasional

Kota Payakumbuh Terapkan Partial Lockdown

PAYAKUMBUH (RIAUPOS.CO) — Kebijakan karantina wilayah terbatas (local lockdown) yang diterapkan Kota Tegal, Jawa Tengah, diikuti daerah lain. Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) membuat kebijakan serupa.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan, pihaknya memutuskan menerapakn partial lockdown atau melarang orang dari daerah terjangkit virus corona (Covid-19) masuk ke Kota Payakumbuh.

Kebijakan itu termuat dalam Instruksi Wali Kota Payakumbuh Nomor 5 Tahun 2020 yang diterbitkan Riza Falepi, Jumat (27/3). Di Instruksi wali kota itu disebutkan bahwa warga yang datang dari daerah yang sudah ada kasus positif Covid-19 tidak dibolehkan masuk ke Kota Payakumbuh.

"Kota Payakumbuh untuk sementara tertutup bagi pendatang dan orang yang datang dari luar Payakumbuh. Sehingga camat, lurah dan pengurus RT dan RW melakukan pemantauan setiap tamu atau pendatang baru," tegas Riza Falepi seperti dilaporkan Padek.co (Jawa Pos Group), Jumat (27/3).

Kebijakan Wali Kota Payakumbuh itu ditetapkan setelah melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan Gugus Tugas Covid-19 Payakumbuh.

Sebagaimana diketahui, di Sumbar terdapat beberapa pasien positif virus corona. Pasien itu berasal dari Kota Padang, Bukittinggi, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Tanah Datar. Selain itu, Kota Payakumbuh berdekatan dengan Provinsi Riau. Di provinsi itu juga terdapat kasus positif Covid-19.

Adapun dalam instruksi wali kota itu Riza Falepi menugaskan Sekretaris Kota (Sekko) Payakumbuh untuk mengkoordinir sumber daya tenaga harian lepas (THL), aparat TNI, Polri, dan relawan. Pada SDM itu menjalankan tugas pembatasan dan pengetatan aktivitas warga serta aksesibilitas ke luar masuk Kota Payakumbuh.

"Izin khusus keperluan ke luar masuk darurat dapat diberikan masing-masing pimpinan forkompimda terhadap bawahannya dan dikoordinasikan ke posko penanggulangan Covid-19," imbuh Riza dalam instruksi tersebut.

Di aspek ekonomi, Pemko Payakumbuh melarang kendaraan bongkar muat membawa muatannya langsung ke pasar. Kendaraan diarahkan ke titik-titik di sepanjang jalan lingkar utara dan disterilisasi sebelum didistribusikan ke pasar.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

15 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

15 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

18 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

18 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

18 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

19 jam ago