alamak-mangga
Suatu hari Budi membeli mangga yang dijual di pinggir jalan.
"Manis mangganya ini, Pak?" tanya Budi ke penjual mangga.
"Manis lah, Bang…," jawab si penjual.
Modal percaya, Budi pun membeli mangga tersebut.
"Beli lima buah aja, Pak," kata Budi.
"Berapa harganya?" sambungnya.
Setelah membayar, Budi pun pulang ke rumah.
Setiba di rumah, ia langsung mengupas mangga dan memakannya.
"Alamak… ! Masam…!!!" teriak Budi.
Budi pun marah dan mengomel karena dirinya kena tipu penjual mangga.
Masih dengan emosi, saat itu juga Budi membawa mangga yang ia beli ke tempat ia membeli. Tapi si penjual mangga sudah tidak ada di tempat. Budi pun hanya bisa gigit jari.(dof)
Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…
Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…
Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…
Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…
PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…
Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…