salah-wa
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keke sedang sibuk menyelesalaikan pekerjaannya di kantor. Saat ia melihat jam, Keke panik karena sudah jam pulang anaknya dari sekolah. Sementara tugasnya belum selesai dan ditunggu atasannya.
Di tengah kepanikan itu, Keke lalu berpikir untuk meminta tolong temannya. Ia pun mengirimkan pesan melalui WhatsApp (WA).
Merasa masalahnya selesai, Keka kembali melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.
Tak berapa lama kemudian, anaknya menelepon Keke.
‘’Mama, kok Abang belum dijemput juga?’’ tanya sang anak.
‘’Iya, Bang, Tante Mira yang jemput. Mama sudah minta tolong,’’ jawabnya menenangkan anaknya.
Tak lama kemudian, telepon Keke kembali berdering. Ia pun mengangkatnya.
“Halo! Maaf, ini wali kelasnya si abang. Dia minta jemput di sekolah, Ibu,” kata sang guru.
Keke pun kembali panik. Ia berpikir kenapa temannya belum juga menjemput anaknya di sekolah.
Keke pun memeriksa kembali pesan yang dikirimnya kepada sang teman. Dan ternyata, pesan itu bukan terkirim ke nomor WA temannya, melainkan ke nomor WA miliknya yang satu lagi.
“Alamak….!! Ternyata aku dari tadi kirim WA ke nomor aku sendiri….. Bukan ke temanku. Pantasan saja si abang belum dijemput,” celetuk Keke.
Akhirnya, ia pergi meninggalkan meja kerjanya dan langsung menjemput anaknya di sekolah.(ayi)
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…