Categories: Nasional

Lagi, Kepala SMP di Inhu Dimintai Keterangan Tim Kejagung

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali memanggil dan memeriksa puluhan kepala SMP Negeri Se-Kabupaten Indragiri (Inhu). Pemeriksaan kali ini masih dalam rangka melengkapi keterangan sebelumnya atas dugaan pemerasan yang dilakukan oknum di Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu.

Pemeriksaan tambahan dari kepala SMP tersebut sudah dimulai sejak Selasa (25/8/2020) hingga Jumat (28/8/2020) besok. 

"Benar ada permintaan keterangan terhadap kepala SMP yang dipusatkan di Kejari Inhu," ujar Kasi Intelijen Kejari Inhu Herik SH MH, Rabu (26/8/2020).

Menurutnya, permintaan keterangan tambahan tersebut dilakukan terhadap 20 orang kepala SMP. Dimana setiap hari, dipanggil dan dimintai keterangan terhadap lima orang kepala SMP atau saksi.

Pemanggilan tersebut sambungnya, masih berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi, penyelahgunaan kewenangan oleh pejabat penyelenggara negara pada Kejari Inhu pada penanganan perkara korupsi pengelolaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) Inhu tahun anggaran 2016 dan 2018. 

"Materinya masih berkaitan dengan laporan dugaan pemerasan yang dialami kepala SMP," ungkapnya.

Untuk pemeriksaan itu, dilakukan oleh lima orang penyidik dari Kejagung dan Kejati Riau. Namun secara keseluruhan tim penanganan tindak perkara tersebut, mencapai lebih kurang 15 orang.

Pihaknya membatah tidak ada aksi unjuk rasa oleh para kepala sekolah atau dari PGRI daerah itu pada Rabu (26/8/2020). Hanya saja, ketika ada pemanggilan lima orang saksi yang lain yakni puluhan kepala SMP dan pengurus PGRI ikut hadir. 

"Tidak ada unjuk rasa tapi yang lainnya ikut hadir," ucapnya.

Sementara itu Lembaga Kuasa Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Provinsi Riau Taufik Tanjung SH MH yang ikut hadir mengatakan bahwa, dirinya hadir mendampingi para kepala SMP dalam memberikan keterangan. 

"Proses penyelidikan masih terus berjalan tentang dugaan pemerasan yang dilakukan oknum di Kejari Inhu dan para saksi masih dimintai keterangan," sebutnya.

Pemeriksaan dimulai dari pukul 10.00 WIB dan hingga pukul 16.15 WIB masih berlangsung. Bahkan pihak penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap kepala SMP hingga Jumat (28/8/2020) besok. 

"Para kepala SMP sangat kooperatif dalam hal ini," terangnya.

Laporan: Raja Kasmedi (Rengat)
Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru Raih Best Implementer Awards Seameo Biotrop 2025

SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru meraih Best Implementer Awards Seameo Biotrop 2025 atas inovasi pertanian perkotaan…

19 jam ago

Jelang Idulfitri, Stok BBM dan Elpiji di Inhil Dipastikan Aman

Stok BBM dan elpiji di Indragiri Hilir dipastikan aman jelang Idulfitri. Namun harga cabai merah…

19 jam ago

Jembatan Gantung Sungai Gansal Resmi Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Memutar 30 Menit

Jembatan gantung Sungai Gansal di Batang Gansal, Inhu resmi dibuka. Warga kini lebih mudah menyeberang…

20 jam ago

Lahan Kosong di Delima Pekanbaru Terbakar, Asap Tebal Ganggu Pengendara

Kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Delima Pekanbaru. Api cepat menyebar, sementara seorang driver ojol berusaha…

20 jam ago

Kapolda Riau Gelar Rakor Lintas Sektoral, Bupati Siak Ajak Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Idulfitri

Polda Riau menggelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Lancang Kuning 2026. Bupati Siak menekankan sinergi pemerintah…

20 jam ago

Pemkab Rohul Ubah Tradisi Takbiran, Pawai Obor Jalan Kaki Siap Meriahkan Idulfitri

Pemkab Rohul menggelar pawai obor berjalan kaki untuk memeriahkan malam takbiran Idulfitri 1447 H, menggantikan…

20 jam ago