Kasus Tersangka Sabu-Sabu dan Pil Ekstasi Masih Tahap 1
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pascapemusnahan barang bukti sabu-sabu dan pil ekstasi atas tersangka YH, kini kasus tersebut pun masih tetap diproses oleh pihak Polsek Senapelan.
Menurut Kapolsek Senapelan Kompol Kari Amsah Ritonga melalui Kanit Reskrim Ipda Budi Winarko, kasus tersangka YH masih masih melengkapi berkas untuk selanjutnya melakukan tahap 1 yang dikirim ke Kejaksaan.
Pemusnahan barang bukti sabu-sabu dan pil ekstasi tersangka YH dilakukan pada Jumat (21/6) di aula Polsek Senapelan. Turut hadir pihak Kejari Pekanbaru Aulia Rahman SH, BNN Kota Pekanbaru Abdul Halim, dan dari Polresta Aiptu Budi Satria, dan pengacara tersangka, Yosi Mandangi.
Dalam pemusnahan tersebut, barang bukti sabu-sabu dengan berat bersih 430 gram dan pil ekstasi sebanyak 7.332 butir dengan berat 1.746.6 gram milik YH, dimusnahkan oleh perwakilan Kejari Aulia Rahman dan Kapolsek Senapelan Kompol Kari Amsah Ritonga didampingi oleh Kanit Reskrim Polsek Senapelan Ipda Budi Winarko.
Pemusnahan dimasukkan dalam dua buah blender yang sudah dicampur dengan air. Setelah diblender, barang bukti dibuang ke toilet yang disaksikan oleh tersangka YH.
Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, seumur hidup atau penjara minimal 6 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.(*3)
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…
Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…
Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…
RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…
BRI Multiguna Karya menawarkan solusi pembiayaan cepat bagi pekerja dengan payroll BRI, dengan pencairan dana…