Categories: Nasional

Tumbuhkan Nasionalisme di Era Globalisasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution secara resmi membuka acara Olimpiade PPKn Universitas Riau (Unri) yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna FKIP Unri, Senin (24/2). Olimpiade PPKn ke-9 akan berlangsung sejak tanggal 24-29 Februari 2020 di ikuti 962 peserta mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi.

Edy Natar Nasution mengingatkan, betapa pentingnya menumbuhkan jiwa nasionalisme di era globalisasi saat ini. Melihat generasi muda saat ini kurang berminat untuk memahami sejarah kewarganegaraan.

Ia juga mengapresiasi penuh, dengan terselenggaranya olimpiade tersebut. Ia berharap melalui olompiade itu bisa menjadi wadah yang baik bagi generasi milenial untuk menekuni bidang kewarganegaraan dalam membangkitkan kembali semangat anak muda untuk selalu menjaga dan merawat pancasila. Selain itu, terciptanya sebuah generasi muda yang kritis, kompetitif dan cerdas adalah menjadi tujuan utama yang ingin diciptakannya bagi anak Riau.

"Generasi muda menjadi salah satu penentu kemajuan suatu bangsa dan negara. Sebab dari generasi muda inilah akan lahir calon-calon pemimpin baru di masa yang akan datang. Apabila generasi muda pandai mengolah potensi yang ada pada diri masing-masing, serta mampu menjaga sumber daya alam dan kekayaan alam yang dimiliki, khusus di Riau ke depannya pasti akan lebih maju lagi," terangnya.

Ketua Pelaksana Olimpiade PPKn ke-9 Unri, Roberto Edo Deniro mengatakan, Olimpiade PPKn akan mengadakan iven nasional yaitu debat mahasiswa nasional. "Peserta untuk iven nasional kami kali ini ada dari mahasiswa Universitas Gorontalo, Universitas Mataram dan Universitas Gunawarman," terangnya.

Dijelaskannya, cabang perlombaan yang dipertandingkan dalam olimpiade dibagi dalam beberap kategori. Tingkat SD, ada perlombaan tes tertulis, cerdas cermat, dan pidato kebangsaan. Sedangkan untuk tingkat SMP, ada perlombaan tes tertulis, cerdas cermat, pidato kebangsaan, dan karikatur.

"Di tingkat SMA, ada perlombaan tes tertulis, cerdas cermat, pidato kebangsaan, karikatur, dan debat pendidikan. Terakhir untuk tingkat mahasiswa, ada perlombaan esai nasional dan debat mahasiswa," ujarnya.

Sementara Wakil Rektor (WR) III Unri, Iwantono mengatakan, tujuan diadakannya Olimpiade PPKn ini untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila yang dirasakannya saat ini semakin hari semakin terkikis. Ia melihat, dengan perkembangan IT saat ini membuat putra putri bangsa semakin melupakan sejarah kebangsaan.(adv)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

9 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

9 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

9 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

9 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

11 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

12 jam ago