Categories: Nasional

Siapkan Alat Berat di Jalur Lintas Riau-Sumbar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jalur Provinsi Riau menuju Sumatera Barat belakangan kerap terputus. Penyebabnya adalah tanah longsor yang terjadi di beberapa titik rawan. Atas kondisi itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyiapkan alat berat. Gunanya ketika terjadi longsor, alat berat yang disiapkan bisa langsung melakukan pembersihan jalan.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar kepada Riau Pos, Selasa (24/12). Menurut dia, beberapa kasus longsor yang sudah terjadi sejak beberapa hari ini harusnya menjadi pelajaran bagi pemprov. Apalagi, memasuki musim liburan saat ini banyak warga asal Riau berpergian ke Sumbar.

“Kita kan tidak mau ada mu­sibah yang terjadi. Kita manusia kan bisa berusaha dan berikhtiar. Itulah bentuk ikhtiar kita. Jadi pas terjadi longsor, besar ataupun kecil langsung alat berat bekerja. Apalagi saat ini banyak warga Riau yang berpergian ke Sumbar karena libur,” pungkasnya.

Menurut dia, peletakan alat berat di beberapa titik rawan tidak terlalu memakan biaya besar. Apalagi, hal itu merupakan kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakatnya.

“Saya rasa tidak terlalu memakan biaya besar. Nanti saya juga akan dorong komisi terkait di DPRD agar menyurati langsung Dinas PUPR yang memiliki alat berat,” tambahnya.

Bila perlu, lanjut Asri, Pemprov Riau melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumbar. Agar kedua pihak sama-sama peduli dengan jalur antar provinsi tersebut. Sehingga jalur yang masuk kawasan Sumbar menuju Riau juga terjaga situasi dan kondisinya.

Sedangkan untuk solusi jangka panjang, Ketua DPD Demokrat Riau itu menyarankan agar pemprov melobi pusat untuk membuat turap atau penyangga wilayah perbukitan yang rawan longsor. Sehingga masyarakat tidak perlu merasakan was-was ketika berpergian menuju Sumbar pada saat musim hujan.

“Kan bisa di lobi pusat supaya bangun penyangga. Bukit-bukit yang longsor itu harus ada penahannya,” tutup Asri.(gem)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

16 menit ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

2 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

2 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

2 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

2 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

2 jam ago