Categories: Nasional

Menteri Kelautan Ditangkap KPK, Ini Kata Keponakan Prabowo Subianto

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Rabu (25/11/2020) dini hari. Penangkapan diduga terkait izin ekspor benih lobster.

Sedikitnya, ada sekira 30 perusahaan yang telah mendapatkan izin. Beberapa di antaranya merupakan milik kader Gerindra dan yang berafiliasi dengannya. Salah satunya adalah eskportir PT Bima Sakti Mutiara. Komisaris perusahaan ini adalah Hashim Sujono Djojohadikusumo, adik dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Gerindra.

Perusahaan ini juga menempatkan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, putri Hashim atau keponakan Prabowo, sebagai direktur utamanya. Saat dikonfirmasi terkait penangkapan Edhy Prabowo, Saraswati mengaku menunggu kepastian kasusnya.

"Saya juga masih menunggu kepastian soal kasusnya sih, ya kan. Tetapi belum ada instruksi dan belum ada kabar," kata Saraswati saat ditemui wartawan.

Ditanya lebih jauh tentang dugaan izin ekspor benih lobster yang menjerat Menteri Edhy Prabowo dengan perusahaan ekspor PT Bima Sakti Mutiara, Saraswati mengaku hal itu tidak punya hubungan sama sekali.

"Perusahaan tidak ada hubungannya, karena kan bisa saja, dia sendiri sebagai individu. Kalau memang terbukti yah. Karena kan masih asas praduga tidak bersalah," jelasnya.

Seperti diketahui, dibukanya kembali ekspor benih lobster diatur dalam Permen KP Nomor 12 Tahun 2020 yang terbit awal Mei 2020. Regulasi itu juga mewajibkan eksportir untuk melepasliarkan 2 % hasil panen ke alam.

Adapun benih lobster yang dibudidaya harus dibeli dari nelayan dengan harga minimal Rp5.000 per ekor. Dari sederet perusahaan eksporir itu, di antaranya milik keluarga Saras.

Sumber: JPNN/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

13 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

14 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

14 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

14 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

16 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

16 jam ago