Categories: Nasional

Terima Masukan Masyarakat Genjot Pajak Daerah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Puluhan RT dan RW se Kecamatan Tampan mendapatkan penyuluhan hukum dan pemahaman tentang pajak bumi dan bangunan (PBB) dan perlindungan anak Selasa (8/10) kemarin. Dari penyuluhan ini, masyarakat menunjukkan dukungan pada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam menghimpun pajak daerah dengan menyampaikan berbagai informasi yang diperlukan.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Fardham kepada Riau Pos memaparkan, penyuluhan dilakukan menyasar RT dan RW karena merekalah ujung tombak pemerintah pada masyarakat.':PBB itu kan ke masyarakat banyaknya RTRW  yang menyampaikan. Fungsi PBB apa, gunanya apa. Karena itu narasumber nya kepala Bapenda. Karena mereka lebih tahu,'' paparnya.


Wawako Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi bersama Keabapenda Zulhelmi Arifin

Penyuluhan ini sambung dia lagi adalah yang ketiga kali dilakukan. Sebelum digelar untuk RT dan RW di Kecamatan Tampan, Sail dan Limapuluh.''Kita juga sekalgus mengadakan penyuluhan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kita berikan pengetahuan hukum,'' imbuhnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin SSTP MSi usai menjadi narasumber pada Riau Pos menyebut, dia pada RT dan RW memberikan penjelasan mana pajak daerah yang menjadi kewenangan provinsi dan mana yang menjadi kewenangan Kota Pekanbaru.''Lalu kita jelaskan secara langsung mengenai pajak seperti PBB,'' jelas Ami, begitu dia akrab disapa.

Antusiasme pada ketua RT dan RW mendengarkan penjelasan tentang pajak ini terlihat jelas. Mayoritas yang hadir menanyakan bagaimana mendaftar, dan merevisi atau membetulkan PBB.''Masukan dari masyarakat ini baik. Juga kita jelaskan bahwa untuka balik nama pajak kita sampaikan bagaimana caranya,'' urainya.


Wawako Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi disambut Kabag Hukum Fardham saat tiba di lokasi kegiatan

Pihaknya kata Ami bersyukur mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat. Karena, masuknya tersebut diperlukan untuk terus memperbaiki pelayanan.''Ada yang salah nama atau belum tervalidasi, contoh punya luas tanah 1 hektar, sudah dijual ternyata sekarang tagihan pajak masih di 1 hektar. Itu kan perlu diperbarui.
Atau misalnya tanahnya sudah dijual, tapi namanya bekum balik nama tentu masyarakat enggan membayar. Itu menjadi koreksi bagi kami,'' paparnya.

Terhadap masalah-masalah yang dikeluhkan masyarakat, Ami sudah memerintahkan pada jajarannya untuk segera merespon.''Kita minta nanti kawan-kawan di Bapenda segera mempersiapkan ini. Dalam waktu tiga hari paling lama sudah selesai,'' tegasnya.

Ditambahkannya, masukan dari masyarakat sangat  dihargai karena itu menunjukkan masyarakat peduli dan menberikan dukungan.''Masyarakat membantu, menyampaikan misalnya ada kos-kosan yang belum bayar pajak, ada sarang burung walet, ini akan langsung kita respon,'' tutupnya.

Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi menyambut baik adanya sosialisasi ini.’’Melalui sosialisasi ini ita bukan hanya menyampaikan informasi, tapi kita juga menyerap apa yang menjadi masukan dari masyarakat yang disampaikan lewat RT dan RW yang hadir,’’ singkatnya.(ADV).

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

13 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

13 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

14 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

14 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

14 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

14 jam ago