Categories: Nasional

Badan Lemas, Penyakitkah?

RIAUPOS.CO -Badan lemas sebenarnya bukan merupakan suatu penyakit. Kondisi ini termasuk suatu gejala yang dapat disebabkan oleh banyak kondisi medis. Badan lemas dapat digambarkan sebagai kurangnya energi secara fisik maupun motivasi secara mental. Pemeriksaan yang detail dan lengkap dibutuhkan untuk mencari tahu penyebab dari badan lemas.
Penyebab Badan Lemas

Terdapat banyak kondisi medis yang dapat menyebabkan badan lemas, seperti:

  • dehidrasi
  • kurang gizi dan vitamin
  • berat badan berlebihan atau kurang
  • kurang gula darah
  • anemia
  • hamil
  • infeksi
  • diabetes
  • penyakit tiroid
  • penyakit jantung
  • penyakit ginjal
  • penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  • kanker
  • depresi
  • gangguan tidur
  • obat-obatan seperti antidepresan, antihipertensi, statin, steroid, antihistamin sedatif dan sebagainya

Diagnosis Badan Lemas

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa badan lemas merupakan gejala dari suatu kondisi kesehatan. Diagnosis penyebab dari badan lemas dapat ditentukan dengan wawancara mendetail dengan memeriksa gejala penyerta serta pemeriksaan fisik.

Wawancara medis yang dilakukan bukan hanya sekitar penyakit yang mungkin diderita orang yang mengalami badan lemas, namun juga dengan kebiasaan tidur dan mungkin masalah yang sedang dialami penderita. Kebiasaan pola makan juga penting.

Pemeriksaan penunjang bisa saja diperlukan untuk mengonfirmasi diagnosis medis. Pemeriksaan lanjutan yang mungkin dilakukan meliputi tes urine dan darah, tes pencitraan seperti sinar X, MRI, dan CT-scan, serta kuisioner kesehatan mental.
Badan lemas dapat terjadi secara fisik dan mental. Biasanya badan lemas akan disertai gejala penyerta seperti:

  • bibir kering
  • pucat
  • berkeringat
  • demam
  • nyeri otot
  • apatis atau kurang motivasi
  • mengantuk atau kelelahan ketika siang hari
  • sulit untuk berkonsentrasi atau mempelajari hal yang baru
  • masalah pencernaan seperti begah, nyeri perut, konstipasi, dan diare
  • nyeri kepala
  • iritasi dan mood berubah
  • respons yang lambat
  • gangguan penglihatan atau pandangan kabur

Pengobatan Badan Lemas

Badan lemas dapat diobati jika sudah diketahui penyebabnya. Pengobatan bervariasi tergantung dari penyebab dan derajat parahnya badan lemas.

Pada penderita anemia dapat diobati dengan penambah darah atau bahkan transfusi darah. Sedangkan penderita badan lemas akibat kurang gula darah atau hipoglikemia, maka dapat diberikan gula. Pada pasien dehidrasi dapat diberikan cairan melalui infus. Untuk penderita berat badan berlebihan atau berat badan kurang, dibutuhkan perubahan pola makan.

Untuk penderita dengan gangguan mental dibutuhkan pengobatan dari dokter ahli. Sedangkan untuk penderita dengan penyakit kronis yang diperlukan adalah pengobatan dan juga pengaturan pola makan.

Pencegahan Badan Lemas
Badan lemas dapat dicegah dengan mencegah kemungkinan penyebabnya. Pastikan Anda memiliki gizi dan darah yang cukup dengan pola makan yang sehat dan baik. Konsumsi air putih yang cukup juga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Istirahat dan tidur yang cukup penting untuk mencegah terjadinya badan lemas.

Sumber: klikdokter
Editor: Deslina

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

21 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

21 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

21 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

22 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

22 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

22 jam ago