KAWAL TERSANGKA: Personel TNI AL mengawal dua tersangka penyeludupan 10 ribu pil ekstasi dan 1 kg sabu-sabu dalam gelar kasus di Mako Lanal Dumai, Rabu (24/7/2019). (LANAL DUMAI FOR RIAU POS)
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Dua pria diduga berperan sebagai kurir narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi jalur internasional ditangkap Lanal Dumai. Mereka berinisial BI (31) dan SY (29) warga Bengkalis. Ditangkap, Selasa (23/7) di Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku ini ternyata sudah tujuh kali menyeludupkan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi yang diduga berasal dari Malaysia. Kedua pelaku berperan sebagai kurir yang menjemput narkoba langsung ke Malaysia.
“Dari setiap aksi, kedua pelaku diupah sebesar Rp10 juta, kasus ini nantinya akan kami serahkan ke Polres Bengkalis,” ujar Danlanal Dumai Kolonel Laut ( P ) Wahyu Dili Yudha Hadianto saat press release di Mako Lanal Dumai, Rabu (24/7).
Ia mengatakan dari kedua pelaku yang diamankan, petugas mengamankan 1 kg narkoba jenis sabu-sabu dan 10 ribu butir ekstasi. “Ini merupakan bukti komitmen para penegak hukum untuk memberantas narkoba,” tuturnya.
Penangkapan dilakukan oleh Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai. Awalnya ada lima pelaku yang diduga terlibat, namun hanya dua pelaku berhasil diamankan. Penangkapan berawal dari informasi yang diterima Posal Bengkalis Lanal Dumai dari masyarakat, Ahad (21/7) bahwa akan adanya penyeludupan narkoba ke Desa Selatbaru.
Menindaklanjuti informasi itu, Lanal Dumai menurunkan tim F1QR guna melaksanakan pengumpulan data di daerah tersebut. Senin (22/7), tim melaksanakan briefing untuk melaksanakan pembagian tugas, tim darat dan tim laut untuk melaksanakan penyekatan dengan menggunakan sea rider II dan tim darat bergerak menuju sasaran di sekitaran Desa Selatbaru.
Lalu pada pukul 23.15 WIB sea rider mendeteksi sebuah speed boat yang melaju dari arah Malaysia menuju perairan Bantan. Selanjutnya tim laut melaksanakan pengejaran terhadap speed boat tersebut lebih kurang 15 menit, namun pada saat pengejaran mesin sea rider milik tim F1QR Lanal Dumai mengalami trouble engine, mesin kanan mati sehingga tim laut kehilangan jejak. Selanjutnya pukul 23.20 WIB tim laut menghubungi tim darat untuk melaksanakan penyekatan terhadap speed boat yang masuk menuju Sungai Jangkang, Desa Selatbaru,” tuturnya.
>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Penulis: Hasanal Bulkiah
Editor: Eko Faizin
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…
Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…