Categories: Nasional

PHR Luncurkan Program Penguatan Ekosistem Vokasi

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penciptaan tenaga-tenaga terampil di Provinsi Riau melalui pendidikan vokasi.

Baru-baru ini, PHR meluncurkan Program Penguatan Ekosistem Vokasi (keahlian terapan) yang menyasar angkatan kerja muda dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai peserta. PHR menggandeng Politeknik Caltex Riau (PCR), yang merupakan politeknik swasta terbaik nasional asal Riau, sebagai mitra pelaksana program ini.

"Pendidikan vokasi sangat fundamental untuk merespon berbagai peluang dan tantangan di dunia kerja maupun wirausaha yang semakin kompetitif. PHR ingin berkontribusi terhadap upaya peningkatan kompetensi dan keterampilan generasi muda, khususnya di Riau, agar memiliki daya saing lebih tinggi," tegas VP Corporate Affairs PHR WK Rokan Sukamto Tamrin.

Program ini sekaligus dapat mendukung pelaksanaan program menara vokasi di Riau dan mengantisipasi bonus demografi yang menjadi bahasan di forum G20.

Pada pertengahan Mei ini, Program Penguatan Ekosistem Vokasi PHR dimulai dengan kegiatan kolaborasi bersama Pemkab Rokan Hilir (Rohil) berupa pelatihan keterampilan komputer, bahasa Inggris, dan menjahit. PHR memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja Rohil dengan menggandeng enam Lembaga Pendidikan dan Kursus (LPK) setempat. Total pesertanya 120 orang yang merupakan angkatan kerja muda dari Rohil yang sudah tamat pendidikan menengah atas namun saat ini belum bekerja. Pelatihan akan berlangsung sekitar satu bulan.

"Dari dulu, saya ingin belajar komputer seiring perkembangan era digital. Namun saya belum punya kesempatan karena faktor ekonomi," ungkap Sumiati, salah seorang peserta pelatihan komputer. Karena itu, peserta asal Kecamatan Kubu ini mengaku senang dan berterima kasih sekali dengan adanya program pelatihan keterampilan tersebut.

PHR juga akan menjaring para pimpinan, tenaga kependidikan, dan siswa SMK di Riau untuk mengikuti program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) binaan yang didukung oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Selain itu, PHR mengadakan pelatihan dan sertifikasi bidang operator kesehatan dan keselamatan kerja (OK3) migas yang menargetkan sekitar 30 peserta dari wilayah operasi PHR Wilayah Kerja (WK) Rokan, dengan dukungan Dinas Tenaga Kerja Provinsi.

Program SMK binaan bertujuan mengembangkan kapasitas civitas akademika SMK dalam pengelolaan dan peningkatan satuan pendidikan SMK. Tiga subprogram yang akan dilaksanakan adalah pengembangan kapasitas siswa SMK (BASIS SMK), penguatan kapasitas kepemimpinan dan manajerial (PAKEM SMK), dan program pelatihan dan sertifikasi tenaga kependidikan (BIDIK SMK). Pendaftaran dilakukan secara online melalui website https://vokasikuatriau.pcr.ac.id

Selama proses rekrutmen dan kegiatan berlangsung, PHR dan PCR tidak pernah memungut biaya apapun. Program ini juga tidak berkaitan dengan proses perekrutan karyawan PHR maupun mitra kerjanya, karena kegiatan ini mengupayakan keterampilan kerja sesuai bidang-bidang yang diminati masing-masing peserta.

Peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu tujuan dari pelaksanaan program tanggung jawab sosial lingkungan dan lingkungan (TJSL) PHR di bidang pendidikan. Program Penguatan Ekosistem Vokasi merupakan wujud dukungan PHR terhadap upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi, serta menurunkan angka pengangguran.

Program-program TJSL PHR dijalankan dengan pola kerja sama pentahelix di mana membangun kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait agar maju dan sukses bersama-sama. Pola kerja sama pentahelix atau multipihak melibatkan unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media.(hen/adv)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aksi Curanmor Terbongkar, Pelaku 18 Tahun Ditangkap di Kediaman Mertua

Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…

19 jam ago

Monyet Liar Kembali Menggigit Warga, Korban di Tembilahan Bertambah Jadi 11 Orang

Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…

20 jam ago

Tragedi Bocah 9 Tahun Meninggal di Jalan Sontang-Duri, Himarohu Riau: Jangan Tunggu Korban Berikutnya

Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…

2 hari ago

Monyet Liar Terus Teror Warga Tembilahan Hilir, 10 Orang Jadi Korban

Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…

2 hari ago

Polres Kuansing Gencarkan Pemberantasan PETI, 48 Rakit Dimusnahkan dalam 7 Hari

Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…

2 hari ago

Indonesia Juara Umum Piala Dunia Woodball 2026, Raih 4 Emas di Malaysia

Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…

3 hari ago