headset
Hafiz Zalfi seorang pria berusia 24 tahun. Ia bekerja di salah satu perusahaan media ternama nasional. Hafiz memiliki kemampuan desain grafis dan editing video.
Suatu hari Hafiz mendapatkan orderan editing profile company yang budget cukup lumayan. Hafiz memiliki kebiasaan jika hendak ngedit video ia harus duduk di suatu tempat yang cozy sembari menghisap rokok eletrik.
Hafiz dari rumahnya telah mempersiapkan segala peralatan untuk editing, seperti laptop beserta charger-nya. Kemudian ia pun mengendarai sepeda motornya dan berhenti di suatu tempat yang dinilainya layak menjadi tempat bekerja.
Setelah memesan minuman dan makanan, Hafiz mengeluarkan peralatan kerjanya, ia menaruh laptop dan menyambungkan charger laptopnya ke colokan listrik.
Hafiz pun mencari headset dan mouse wireless-nya di dalam tas. Namun tidak ketemu. "Alamak…!! Headset dan mouse wireless tinggal pula di rumah. Mau balik jauh pulak," kata Hafiz.
Mau tidak mau, Hafiz terpaksa tidak jadi mengedit video karena tidak terbiasa mengedit menggunkan mousepad serta tidak bisa mendengar audio tanpa headset miliknya.
"Hmmm… nanti sajalah kerja, dah malas dah," ujarnya dalam hati.(bay)
Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…
Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…
Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…
Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…
PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…
Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…