Categories: Nasional

Pelaksanaan Protokol Kesehatan Harus Disertakan Denda

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah telah memutuskan untuk memangkas libur cuti bersama tahun 2021 dari yang semula 7 hari menjadi 2 hari. Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan laju penambahan kasus positif Covid-19.

Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyono mengapresiasi keputusan tersebut. Sebab, setiap libur panjang angka kasus Covid-19 semakin meningkat.

"Sudah 4 kali kita gagal meredam kenaikan kasus Covid-29 gara-gara liburan. Rakyat Indonesia nggak bisa dibilangin, harus pada tindakan. Mempersingkat liburan tahun 2021 itu benar," jelasnya, Kamis (25/2).

Dengan penerapan work from home (WFH) sejak pandemi melanda tahun lalu, menurut dia, masyarakat sudah cukup mendapatkan waktu libur meskipun harus tetap bekerja di rumah. Oleh karenanya, keputusan ini terbilang tepat.

Namun, keputusan ini juga harus tetap sejalan dengan upaya penekanan yang lain. Salah satunya vaksinasi dan pengadaan vaksin Covid-19.

"Pengadaan vaksinnya juga harus dipercepat, sekarang baru 26 juta unit. Itu masih kurang banyak. Vaksinasi harus dipercepat," tambahnya.

Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro juga harus diawasi dengan benar. Begitu juga dengan imbauan protokol kesehatan kepada masyarakat.

"Lalu protokol kesehatan itu harus tertulis, di mal, di kantor, di pasar, di stasiun, semua harus tertulis karena ini kita akan menghadapi wabah yang panjang, jadi harus tertulis protokol kesehatan," jelasnya.

"Kemudian pengawas harus ada, makanya semua protokol itu harus disertakan dengan denda, bagi yang tidak memakai prokes denda aja, di manapun," tegasnya.

Seperti diketahui, pemerintah membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri dan memangkas libur cuti. Cuti bersama tahun 2021 dipangkas sebanyak 5 hari, yakni 12 Maret untuk Cuti Bersama Isra Mikraj. Kemudian, 17, 18, 19 Mei adalah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan 27 Desember untuk Cuti Bersama Hari Raya Natal 2021.

Sementara itu, dua hari cuti bersama yang tersisa, yakni berada di 12 Mei dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan 24 Desember untuk Cuti Bersama Hari Raya Natal 2021.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

RS Awal Bros Gandeng BRI Life, Luncurkan Layanan Premium The Private Suites

RS Awal Bros dan BRI Life meluncurkan The Private Suites, layanan rawat inap premium berstandar…

45 menit ago

Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Dishub Pekanbaru beri peringatan jukir di Cut Nyak Dien usai aduan tarif parkir mahal. Pelanggaran…

1 jam ago

Kebakaran Hebat di Inhil, 80 Rumah di Pasar Bom Ludes Dilalap Api

Kebakaran hebat di Pasar Bom, Inhil, hanguskan 80 rumah warga. Tidak ada korban jiwa, namun…

1 jam ago

Dies Natalis ke-4 Universitas Awal Bros Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Universitas Awal Bros rayakan Dies Natalis ke-4 secara hybrid. Berbagai kegiatan digelar hingga pemberian penghargaan…

22 jam ago

Pekanbaru Teken MoU PSEL, Sampah Disulap Jadi Energi Listrik

Pekanbaru teken MoU PSEL untuk olah sampah jadi energi listrik. Proyek ini ditargetkan kurangi beban…

22 jam ago

Buron Usai Jambret Santunan Ramadan Anak Yatim, Pelaku Diciduk di Sumbar

Pelaku jambret uang santunan anak yatim di Pekanbaru ditangkap di Sumbar setelah buron dua pekan.…

1 hari ago