Categories: Nasional

SKB Seragam Sekolah Perlu Dipahami Holistik

(RIAUPOS.CO) – Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau Prof Dr Khairunnas Rajab, angkat bicara mengenai Surat Keputusan Bersama 3 Menteri terkait seragam dan atribut sekolah yang menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Prof Khairunnas mengatakan, mengenai SKB 3 Menteri perlu dipahami holistik (secara keseluruhan, red), agar tidak menduga-duga pemerintah diskriminatif.

"Masalah seragam atau pakaian sekolah, dalam pembacaan saya SKB 3 Menteri tidak melarang umat Islam untuk menggunakan pakaian muslimah. Bahkan juga tidak melarang nonmuslim memakai kerudung di tengah komunitas atau sekolah Islam, tapi tentu dengan pilihan dan kesadarannya sendiri, tidak karena aturan sekolah yang justru mewajibkannya," katanya, Rabu (24/2).

Guru Besar Psikologi Agama itu menyatakan, orang tua wajib mendidik dan mengajarkan tuntunan agama, seperti menyuruh salat, menutup aurat, berlaku santun, sopan, menghormati dan menghargai orang lain.

"Jadi fungsi orang tua adalah sebagai murabbi awal yang dikenal anak-anaknya, baru dikemudian di sekolahkan atau dimadrasahkan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran," tegasnya.

Kemudian dalam konteks ini, Khairunnas memegaskan, tugas guru bukan saja mentransfer ilmu, tetapi juga melakukan proses internalisasi anak berakhlak mulia.

"Saya berharap, semua elemen ambil bagian dalam membangun Indonesia yang damai, nyaman, dan aman," harapnya.

Lebih lanjut Prof Khairunnas menegaskan, pemerintah tidak pernah melarang orang tua mengajarkan dengan mauizdhah, diskusi, dan hikmah terhadap anak-anaknya.

"Dan pemerintah hanya mengambil kaplingannya sebagai ulil amri, dan orang tua tentu ambil bagian pula untuk mengarahkan dan mendidik anak-anaknya mengamalkan ajaran Islam yang kaffah dan rahmatan lil alamin," terangnya.

"Saya sebagai seorang akademisi sudah seharusnya lebih mengedepankan sikap moderat. Tak perlu juga ekstrem kiri dan kanan, namun apabila ada ruang untuk mengkritisi pemerintah sampaikan dengan arif sesuai pesan QS Annahl 125," ujarnya menambahkan.(ade)

Laporan annafi Mujawaroh, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…

10 menit ago

Penolakan Relokasi Menguat, Masyarakat Cerenti Tanda Tangani Petisi

Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…

38 menit ago

Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…

55 menit ago

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…

2 jam ago

Lindawati Cetak Sejarah sebagai Perempuan Pertama Pimpin PSMTI Riau

Lindawati terpilih sebagai Ketua PSMTI Riau periode 2026–2030 dan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang…

2 jam ago

Inovasi Pembelajaran Kitab Kuning, PBA-UIR Hadir di Ponpes Nurul Azhar

Prodi PBA-UIR menggelar workshop teknik MB-KK di Ponpes Nurul Azhar Rumbai untuk meningkatkan kemampuan baca…

3 jam ago