Categories: Nasional

Pasukan Turki-Pemberontak Pukul Mundur Koalisi Arab-Suriah di Idlib

IDLIB (RIAUPOS.CO) – Pasukan Turki yang membela pemberontak Suriah, berhasil memukul mundur pasukan koalisi Arab-Suriah. Dalam pertempuran di Kota Nairab, pasukan Arab-Suriah hanya mampu bertahan delapan jam ketika diserbu gabungan Turki dan pemberontak tersebut pada Senin (24/2/2020).

Kota Suriah itu terbilang strategis bagi pasukan Turki dan pemberontak sekutu mereka karena dekat dengan jalan raya M4 yang menghubungkan Provinsi Aleppo dengan Provinsi Latakia.

Kota itu juga dianggap sebagai gerbang ke Saraqeb, sebuah kota strategis yang direbut oleh tentara Arab-Suriah baru-baru ini. Saraqeb menghadap ke jalan raya M5 yang menghubungkan ibu kota Damaskus di selatan dengan Aleppo di utara.

Pertempuran sempat berlangsung sengit. Tentara Arab-Suriah pun dua kali berhasil menghalau pasukan Turki dari kota tersebut. Namun, setelah delapan jam dibombardir dan kehilangan sembilan prajurit, Tentara Arab-Suriah akhirnya memilih mundur.

Pertempuran yang sedang berlangsung di Idlib mencerminkan ketegangan dan minimnya komunikasi antara Rusia dan Turki. Sebelumnya, kedua negara itu sempat berunding untuk mencegah pecahnya perang di Idlib.

Untuk diketahui, konflik ini bermula ketika tentara Suriah yang didukung Rusia melancarkan operasi militer untuk menumpas pemberontak ultraradikal di Idlib dan Aleppo.

Turki, yang mendukung pemberontak, ikut campur dengan alasan ingin menjadikan Idlib zona aman bagi pengungsi konflik Suriah.

Pada Sabtu (22/2/2020) lalu, pasukan Turki membombardir posisi tentara Arab-Suriah di wilayah pinggiran barat Provinsi Idlib, Suriah barat laut. Serangan artileri itu dilancarkan oleh pasukan Turki yang ditempatkan di perbatasan Suriah-Turki dan menargetkan area-area di wilayah pinggiran barat Provinsi Idlib. Hal itu dijelaskan oleh  Observatorium Hak Asasi Manusia yang berada di Suriah.

“Kelompok pemberontak yang didukung Turki juga menembak jatuh sebuah pesawat pengintai di Jabal al-Zawiyeh, wilayah pinggiran selatan Idlib”, imbuh observatorium yang bermarkas di Inggris tersebut, yang tak disebutkan namanya, seperti diberitakan Kantor Berita Cina, Xinhua.

Di sisi lain, sejumlah pesawat tempur milik Suriah dan Rusia melancarkan sekitar 75 serangan artileri ke daerah-daerah yang diduduki pemberontak di Jabal al-Zawiyeh.

Sebelumnya pada hari yang sama, pihak observatorium mengatakan sebanyak 2.700 kendaraan militer Turki telah dikirim ke Suriah dalam 19 hari terakhir sebagai bagian dari taktik Ankara untuk mengirimkan peralatan militer ke Idlib dan Provinsi Aleppo di Suriah utara.

Selain itu, lebih dari 7.400 tentara Turki dikerahkan di Idlib dan Aleppo pada periode yang sama.

Pengerahan tentara dan kendaraan militer Turki itu dilakukan sebagai bagian dari rencana untuk menghentikan pergerakan tentara Suriah yang didukung Arab Saudi dan Rusia di wilayah pinggiran Provinsi Idlib, yang menjadi benteng utama terakhir kelompok pemberontak di Suriah.

Perang di Suriah ini menjadi sebuah ironi. Turki dan Rusia yang bersekutu, justru saling menghancurkan di sini.

Sumber: Xinhua/Antara/JPNN
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Happy School Holiday Hadir, Nikmati Staycation Keluarga Nyaman di Khas Pekanbaru Hotel

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…

22 jam ago

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agung Nugroho Ajak ASN Perkuat Semangat Melayani

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…

22 jam ago

Unri Gelar MUED 2026, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Dunia Industri dan Pemerintahan

MUED 2026 menjadi ajang Universitas Riau memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis melalui inovasi dan…

23 jam ago

Wabup Rohul Sidak PKS, Temukan Harga TBS Sawit Masih di Bawah Ketetapan Pemprov Riau

Wabup Rohul menemukan harga TBS sawit di sejumlah PKS masih di bawah ketetapan Pemprov Riau…

23 jam ago

MTQ Riau 2026 Siap Digelar di Kuansing, Sebanyak 816 Peserta Resmi Ditetapkan

Sebanyak 816 peserta MTQ ke-44 Provinsi Riau resmi ditetapkan. Kuansing sebagai tuan rumah mengklaim seluruh…

23 jam ago

Dua Anggota Polres Inhil Resmi Dipecat, Kapolres Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Dua personel Polres Inhil resmi diberhentikan tidak dengan hormat. Kapolres menegaskan komitmen penegakan disiplin dan…

23 jam ago