Categories: Nasional

Dimediasi Kemnaker, Karyawan dan Direksi Pertamina Belum Bersepakat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Ketenagakerjaan buka suara terkait kisruh hubungan industrial antara Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) dengan manajemen PT Pertamina soal gaji. Mereka menyatakan telah memediasi kedua belah pihak pada Rabu (22/12).

Dari hasil mediasi, mereka menyatakan direksi Pertamina dan FSPPB sepakat untuk berkomunikasi lagi soal rencana pemotongan gaji.

"Audiensi tersebut menghasilkan sejumlah titik persoalan di antaranya konsultasi dan komunikasi antar pihak yang masih perlu dioptimalkan," kata Direktur Jenderal Perselisihan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker, Indah Anggoro Putri, dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Kamis (23/12/2021)

Karena masalah itu, ia mengatakan, kedua pihak akan mengoptimalkan konsultasi dan komunikasi. Selain itu, mereka juga akan mencermati insentif sesuai dengan isi perjanjian kerja bersama (PKB) dan memperkuat persepsi terkait kewenangan masing-masing sesuai ketentuan berlaku.

"Untuk dapat mem-follow up identifikasi dimaksud akan digelar pertemuan lanjutan pasca Natal dan sebelum Tahun Baru. Pertemuan ini sebagai upaya nyata Kemnaker untuk merespons kondisi hubungan industrial yang sedang berkembang di masyarakat Indonesia dan hangat dibicarakan," ucap Indah lagi.

Sebelumnya, FSPPB mengancam bakal menggelar mogok kerja pada 29 Desember 2021 hingga 7 Januari 2022. Aksi mogok kerja akan dilakukan oleh seluruh pekerja Pertamina di seluruh wilayah.

Aksi mogok dilakukan karena tidak tercapainya kesepakatan PKB di internal perusahaan. Selain itu, serikat pekerja juga menuntut agar Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, turun dari jabatannya.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

6 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

8 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

9 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

1 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

1 hari ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

1 hari ago