Anisa Bahar. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jul Bahar, kakak kandung pedangdut Anisa Bahar membenarkan bahwa ibunya masuk rumah sakit sudah sekitar 5 hari belakangan. Ibunya dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya yang terus menurun.
"Waktu pertama kali ke UGD, dokter check-up. Memang kondisinya memprihatikan. Seluruh keluarga disuruh kumpul dan dokter bilang mesti siap menghadapi keadaan," ucap Jul Bahar kepada JawaPos.com, Selasa (24/12).
Menurut penuturan Jul, harapan ibunya untuk bisa kembali sembuh memang tipis. Dokter memperkirakan hanya sekitar 20 persen. Namun dia, Anisa, dan keluarga yang lain optimis dan akan terus memperjuangkan kesembuhan buat ibunya.
"Kita optimis, enggak putus asa," ujarnya.
Sekitar 2 hari lalu ibu Anisa Bahar menjalani operasi pada bagian punggungnya. Setelah operasi itu, kondisinya sempat tidak sadarkan diri sama sekali.
"Habis operasi, beliau sempat koma. Itu hari ke 3. Operasi karena ada luka bolong di sekitar pantat sampai ke punggung. Selama 2 tahun stroke beliau kan memang di tempat tidur saja," tuturnya.
Jul Bahar bersyukur kini kondisi kesehatan ibunya semakin membaik. Jika sebelumnya tidak ada respon sama sekali, kini dia sudah mulai bisa memberikan respons meskipun perkembangannya sangat lambat.
"Alhamdillah sekarang sudah ada perubahan, sudah bisa merespons meskipun sedikit," tuturnya.
Sebelumnya Anisa Bahar mengungkapkan kondisi kesehatan ibunya yang sudah 2 tahun mengalami stroke. Dia sedih karena perkembangan kesehatan ibunya tidak banyak mengalami perkembangan signifikan.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…