Categories: Nasional

Wali Nagari Sikabau: Ada Pihak Ketiga yang Rusak Kerukunan Umat di Dharmasraya

PADANG (RIAUPOS.CO) – Persoalan dugaan larangan Natal di Kabupaten Dharmasraya sudah berakhir. Baik di Jorong Kampung Baru, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung; maupun wilayah lainnya.

Wali Nagari Sikabau Abdul Razak mengatakan, pihaknya bertemu dengan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Kapolda Sumbar Irjen Toni Hermanto, dan umat Kristiani di Nagari Sikabau, pada Senin (23/12). Dari pertemuan tersebut dibahas soal persiapan pelaksaan Natal bagi umat Kristiani.

“Kemarin kami memang bertemu dengan Pak Bupati dan Kapolda membahas soal situasi di wilayah nagari. Termasuk menjelang Natal,” ujar Abdul Razak kepada JawaPos.com ketika dihubungi Selasa (24/12).

Abdul Razak menegaskan, sebetulnya tidak ada masalah dengan peraayaan Natal bagi umat Kristiani di Nagari Sikabau selama ini. Menurut dia, isu larangan tersebut ramai karena dihembuskan oleh pihak ketiga yang sengaja merusak kerukunan antarumat beragama di Sikabau atau Dharmasraya. “Hanya pihak ketiga saja yang berkoar-koar soal larangan merayakan Natal,” tegasnya.

Kini, imbuh Abdul Razak, pihaknya berupaya mensosialisasikan kepada warganya untuk tidak terpancing dengan isu provokatif  soal Natal. Dia meminta masyarakatnya untuk menjaga kerukunan antarumat beragama yang sudah terjalin selama ini untuk tetap dijaga. Jangan sampai dirusak oleh pihak ketiga. “Kami menyampaikan ke masyarakat jangan sampai terpancing dengan isu-isu SARA yang dihembuskan oleh pihak luar untuk memecah belah kerukunan umat beragama di Sikabau,” ujar Abdul Razak.

Sebelumnya, Trisila Lubis, 56, umat Katolik warga Jorong Kampung Baru, Nagari Sikabau mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Senin (23/12). Dari pertemuan itu dapat dipastikan umat Kristen boleh merayakan Natal dan tidak ada larangan apa pun. “Kini yang merayakan Natal di Jorong Kampung Baru ada 4 KK (Kepala Keluarga),” sebut adik dari Ketua Stasi Santa Anastasia di Jorong Kampung Baru itu.

Adapun jumlah umat Katolik di Dharmasraya sebanyak 19 KK. Mereka menyebar di wilayah kabupaten nan luas. Sebagian ada yang memilih untuk mudik ke Sumatera Utara.

Penegasan amannya Natal di Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung juga disampaikan oleh Dandim 0310/Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya (SSD) Letkol Inf Dwi Putranto. “Untuk Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung aman dan kondusif,” kata Dandim 0301/SSD Letkol Inf Dwi Putranto dalam keterangan resminya yang diterima Antara, Senin (23/12).

Dia mengemukakan, polemik dugaan pelarangan ibadah Natal di wilayah Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya berbeda dengan data dan fakta di lapangan.

Dwi Putranto menyebut, polemik larangan Natal itu sudah diantisipasi TNI AD sejak Kamis (12/12). Buktinya, jajaran Kodim 0310/SSD dan pemerintah Kabupaten Sijunjung berkunjung ke Talabang Sakti Kecamatan Kamang Baru, pada (12/12), untuk memantau situasi dan kondisi menjelang Natal 2019.

“Jauh sebelum informasi ini menyebar melalui media sosial dan pemberitaan di media, kita sudah antisipasi. Termasuk mengenai kasus di Jorong Kampung Baru, Nagari Sikabau. Kita langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat,” katanya.

Berdasarkan hasil pertemuan antara Bupati Dharmasraya Sutan Riska, TNI, Polisi, dan pemangku kepentingan pada (19/12) dalam menyikapi adanya tudingan pelarangan di Jorong Kampung Baru Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung juga dinyatakan situasi kondusif dan aman.

“Pada hari yang sama FKUB juga menggelar pertemuan yang dihadiri pihak terkait termasuk pemuka Protestan saudara Suharno menyimpulkan situasi kondusif dan aman untuk Jorong Kampung Baru,” katanya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

7 jam ago

Abdul Wahid Tetap Bantah Dakwaan KPK, Pengacara Minta Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…

7 jam ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

11 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

11 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

11 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

11 jam ago