Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Ahad (22/12). (CECEP MULYANA/BATAMPOS.CO.ID)
BATAM (RIAUPOS.CO) — Arus penumpang memadati Bandara Hang Nadim Batam pada puncak mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru), Ahad (22/12/2019).
Diperkirakan sekitar 9 ribu penumpang baik berangkat dan datang melalui Hang Nadim sejak pagi kemarin. Pantauan Batam Pos (Riau Pos Group), ratusan penumpang terlihat antre di konter check in sejumlah maskapai.
Ratusan lainnya terlihat menunggu di lobi depan keberangkatan. Andi, salah satu penumpang tujuan Medan, memboyong istri dan dua anaknya untuk merayakan Natal dan tahun baru di kampung halamannya. Ia baru bisa berangkat kemarin dikarenakan pada Sabtu lalu sang istri masih kerja.
"Jadi hari ini (kemarin, red) baru bisa berangkat. Sama istri dan dua anak," terangnya.
Menurut dia, merayakan Natal bersama keluarga di kampung merupakan momen yang paling ditunggu. Karena itu, ia rela mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk tiket.
"Untuk tiket berempat hampir Rp10 juta pulang pergi. Lumayan berat, cuma waktu bersama keluarga besar lebih penting," ungkapnya.
Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, mengatakan puncak mudik Nataru adalah 22 Desember.
Di mana hingga pukul 18.30 WIB, tercatat hampir 9 ribu penumpang, baik yang datang maupun berangkat. Dibandingkan hari sebelumnya, jumlah penumpang meningkat.
"Peningkatan jumlah penumpang memang sudah terjadi sejak H-10 Natal," ujar Suwarso, kemarin.
Untuk mengantisipasi lonjakan serta penumpukan penumpang, pihaknya membuka dua pintu masuk untuk memperlancar calon penumpang masuk menuju konter check in.
Pembukaan dua pintu ini, juga untuk meningkatkan pengawasan. Sebab, pengalaman petugas Hang Nadim di tahun-tahun sebelumnya, akan selalu ada oknum penumpang yang mencoba menyelundupkan narkoba.
Di setiap satu pintu dijaga 12 aviation security, mulai dari pintu masuk, pintu walkthrough, pengamatan x-ray, hingga pemeriksaan manual. Pemeriksaan manual dijaga sepasang petugas avsec.
"Peningkatan pengamanan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan," ungkapnya.
Sumber : Batampos.co.id
Editor : Rinaldi
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…