Categories: Nasional

APBN 2020 Diketok, Lima Hal Ini akan Jadi Fokus Pembenahan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 disahkan menjadi Undang-Undang melalui sidang paripurna DPR RI. Total, uang belanja negara yang telah ditetapkan adalah Rp 2.540,4 triliun atau meningkat sebesar 8,5 persen dibandingkan APBN tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, anggaran tersebut akan didorong untuk mencapai prioritas pembangunan nasional dengan fokus untuk memperkuat daya saing perekonomian dan industri melalui lnovasi dan penguatan kualitas SDM. “Kebijakan APBN tidak berdiri sendiri, namun bersama kebijakan ekonomi lainnya seperti kebijakan moneter, kebijakan industri, perdagangan dan investasi, serta kebijakan sektor rill lainnya berjalan seiring dan konsisten untuk mencapai tujuan bersama,” kata Sri Mulyani, Selasa (24/9).

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, mengatakan bahwa APBN 2020 sebagai kebijakan fiskal akan memiliki peran sangat penting. Menurut Ani, pemerintah akan fokus setidaknya pada lima hal.

Pertama, imbuh dia, peningkatan SDM dan perlindungan dan perlindungan sosial dalam rangka memperkuat modal dasar manusia yang sangat penting dalam menghadapi era revolusi Industri 4.0 dan teknologi digital. Penguatan itu dilakukan melalui beberapa program yang telah ditetapkan pemerintah.

“Dengan penguatan bantuan pendidikan dan pelatihan melalui perluasan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta Kartu Pra Kerja dengna didukung pemenuhan kebutuhan pangan melalui kartu sembako,” terangnya.

Kedua, pengembangan infrastruktur untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka menengah dan panjang, serta penyerapan tenaga kerja dan pengurangan pengangguran. Ketiga, pemberian insentif perpajakan dalam rangka mendukung peningkatan sumber daya manusia dan daya saing untuk kegiatan vokasi dan litbang, serta industri padat karya

Penguatan transfer ke daerah dan dana desa untuk pemetaan pembanguan hingga ke seluruh wilayah nusantara, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja menjadi poin keempat fokus pemerintah dengan APBN 2020. Fokus terakhir adalah penguatan dana abadi di bidang pendidikan untuk meningkatkan SDM

“Juga kemajuan kebudayaan nasional, pengembangan riset nasional, serta peningkatan kualitas perguruan tinggi nasional untuk menuju world class university,” pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

12 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

12 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

12 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

13 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

15 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

15 jam ago