teller
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari Ahmad pergi ke sebuah bank untuk suatu urusan. Saat itu ia pergi sendirian. Biasanya, yang kerap pergi ke bank adalah kakaknya. Namun karena saat itu kakaknya sedang berhalangan, maka Ahmad dengan terpaksa pergi seorang diri.
Saat tiba di bank, ia clingak-clinguk kebingungan. Akhirnya salah seorang satpam menanyai tujuan kedatangannya ke bank, dan Ahmad pun diminta untuk mengambil nomor antrean.
Tiba giliran Ahmad, ia dengan percaya diri maju ke meja teller. Ia mengangguk-angguk mendengarkan penjelasan teller.
Kemudian, Ahmad diminta untuk menuliskan beberapa hal di kertas yang telah disediakan. Karena bingung, Ahmad pun bertanya kepada teller.
Dengan gestur tubuhnya, teller mengulurkan tangan kanan dan menyilahkan Ahmad untuk tanda tangan di tempat yang dimaksud.
Ahmad yang gugup karena takut melakukan kesalahan pun mencoba berpikir cepat. Alih-alih melakukan yang diminta teller, ia justru melepaskan pulpennya dan menyalami tangan teller perempuan tersebut. Terlebih, teller itu menunjuk dengan tangan kanan terbuka seperti hendak menyalaminya.
"Maksud saya silahkan tulis di sini,"ucap teller tersebut tersenyum menatap Ahmad yang malu-malu.
"Alamak, rasa pengen menghilang aja dari sini,"jawab Ahmad dalam hati.(anf)
Festival Perahu Baganduang Kuantan Mudik digelar 26 Maret 2026. Sepuluh desa siap meriahkan tradisi tahunan…
Menaker wajibkan BHR ojol dan kurir dibayar tunai minimal 25 persen, cair paling lambat tujuh…
Living World luncurkan My Living App, program loyalitas digital terintegrasi dengan promo, poin belanja, dan…
Gerakan Rakyat resmi jadi partai politik. Status Anies Baswedan belum diumumkan, fokus kini pada penyelesaian…
Disnaker Kota Pekanbaru tegaskan THR 2026 wajib dibayar penuh sebelum 8 Maret. Perusahaan dilarang mencicil,…
Sekolah di Kepulauan Meranti libur Idulfitri 16–29 Maret 2026. Kegiatan belajar kembali normal pada 30…