Categories: Nasional

Perlu Badan Khusus untuk Pemindahan Ibu Kota

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah terus mematangkan mengenai keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin melakukan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke provinsi di Kalimantan.

Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Robert Endi Jaweng mengatakan, perlu pembentukan badan khusus dalam wacana pemindahan ibu kota ini.

"Karena tak bisa suatu isu besar seperti sekarang itu hanya diurus oleh kementerian yang sudah punya portofolio," ujar Robert dalam diskusi di kawasan Menteng, Sabtu (24/8).

Robert mengatakan, badan tersebut nantinya fokus kepada pengajian dan studi akademik pemindahan ibu kota. Menurutnya tidak bisa pemindahan ibu kota itu hanya ditangani beberapa kementerian.

"Harus ada badan, otoritas khusus. Suatu badan otoriter khusus yang memang sebagai suatu badan untuk menangani itu." katanya.

Namun demikian sampai saat ini Robert belum melihat mengenai kajian akademik dari pemindahan ibu kita tersebut. Sehingga ia menilai masih sebatas wacana yang dilontarkan oleh Presiden Jokowi menjadikan provinsi di Kalimantan menjadi ibu kota.

"Yang terjadi hari ini baru sebatas wacana karena yang ada (baru) kajian. Itupun belum kita baca," katanya.

Bahkan produk hukum mengenai pemindahan ibu kota itu juga belum disiapkan pemerintah. Misalnya mengubah UU tentang pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke provinsi di Kalimantan. Sehingga belum adanya proposal yang diajukan ini masih hanya sebatas wacana.

"Karena perlu ada kerangka regulasi dari kajian yang dituangkan jadi produk hukum," tegasnya.

Sekadar informasi, Presiden Jokowi menyampaikan pidato pada sidang bersama antara MPR, DPR dan DPD. Dalam pidatonya Jokowi meminta izin dan dukungan untuk memindahkan ibu kota ke provinsi di Kalimantan.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Harga BBM Non-Subsidi Riau Alami Kenaikan per 1 September 2026

Harga bbm subsidi dan nonsubsidi, harga bbm pertamina terbaru per 1 september 2026 di riau…

6 jam ago

Pemkab Kuansing Fasilitasi Pertemuan Masyarakat Koto Baru dan PT RAPP

Dipimpin Plt Bupati Kuansing H Muklisin. Pemkab Kuansing memfasilitasi pertemuan masyarakat Koto Baru dan PT…

7 jam ago

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…

7 jam ago

Kepala Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Apresiasi PBPH-HTI Bantu Pemadaman Karhutla di Luar Konsesi

Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…

8 jam ago

764 Penerima PKH di Meranti Terdeteksi Terafiliasi Judol, Data Mulai Diverifikasi

Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…

9 jam ago

Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kuantan, Jasad Keduanya Ditemukan Terpisah

Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…

10 jam ago