Categories: Nasional

Diwacanakan Cabor di PON 2020 Dikurangi, Ini Kendalanya

JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Pemerintah terus mengkaji terkait kesiapan Papua menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020. Karena banyak venue yang belum jadi, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi melempar wacana mengurangi jumlah cabor yang dipertandingkan. Menurut dia, 47 cabor seperti yang ada dalam SK KONI pusat terlalu banyak.

’’Masih dalam pertimbangan,’’ kata Imam setelah rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani kemarin (23/8).
’’Seideal apa pun rencana, kalau pada waktu tertentu tidak tersedia akomodasi, fasilitas, dan transportasi, berarti harus ada rasionalisasi cabor. Harus disiapkan kelegowoan cabor,’’ lanjut menteri kelahiran Bangkalan, Madura itu.

Ide Imam muncul setelah diketahui adanya berbagai kendala yang meliputi persiapan PON 2020. Terutama dalam hal anggaran. Kemenpora berinisiatif memberikan bantuan pendanaan untuk penyelenggaraan dan pengadaan sarana-prasarana pertandingan. Jika tidak memungkinkan menyediakan venue untuk seluruh cabor, pilihan rasionalnya adalah pengurangan cabor.

’’Ini bahan masukan kami saja. Belum ada putusan langsung. Sampai sekarang belum ada cabor yang dihilangkan. Tapi, kalau ada kesulitan, tetap jadi pertimbangan kami,’’ papar Imam.

Jika memang ada cabor yang dihilangkan, Kemenpora harus berhati-hati memilihnya. Sebab, itu terkait dengan pembangunan venue yang saat ini sudah berjalan. Jangan sampai cabor yang dicoret itu justru yang sudah punya calon venue. Senin nanti (26/8) Gubernur Papua Lukas Enembe akan bertemu Presiden Joko Widodo untuk pembahasan lebih lanjut.

’’Hari ini (kemarin, Red) saya meminta komitmen dan mendapat laporan dari setiap kementerian soal kesiapan. Ternyata masih banyak hal yang perlu dievaluasi dan diperkuat lagi terkait PON,’’ jelas Puan.
’’Masih cukup waktu menuju PON 2020. Kami akan terus berkoordinasi. Ke depan akan ada tindak lanjut yang lebih baik untuk mematangkan pelaksanaan PON ini,’’ imbuhnya.

Editor : Ainur Rohman

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Atasi Lambatnya Bongkar Muat, IPC TPK Fokus Digitalisasi Layanan Pelabuhan

IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…

2 jam ago

304.717 Warga Pekanbaru Nikmati Layanan UHC Gratis Cukup Pakai KTP

Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…

2 jam ago

Pengukuhan Delapan Guru Besar Unri Jadi Momentum Penguatan Riset dan Inovasi

Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…

3 jam ago

Jaga Lingkungan, Pemko Pekanbaru Terbitkan SE Larangan Tebang Pohon

Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…

3 jam ago

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

1 hari ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

1 hari ago