menyantap-gurihnya-burasa-makanan-khas-bugis-di-tembilahan
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Burasa merupakan makanan khas dari Suku Bugis yang berbahan dasar beras, rasanya terkenal gurih dan sering dijadikan pendamping makanan berkuah.
Burasa ialah salah satu hidangan yang sering dijumpai saat hari Idulfitri serta Iduladha, namun makanan ini pun banyak dijajakan saat ramadan. Burasa yang merupakan salah satu varian beras atau nasi yang dibungkus menggunakan daun pisang ini, lalu kemudian diikat menggunakan tali.
Burasa terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan santan, kemudian diberikan garam secukupnya. Beras dimasak hingga mendidih dan seluruh santan meresap.
Berbeda dengan ketupat yang rasanya agak tawar, burasa memiliki rasa yang gurih. Hal ini dikarenakan penggunaan santan yang cukup royal saat proses pembuatannya.
Selain rasanya yang enak dan gurih, Burasa memiliki aroma yang wangi dan khas yang diperoleh dari daun pisang.
Burasa sering disantap bersama opor. Selain itu, Burasa juga dapat disantap dengan makanan berkuah maupun tidak berkuah rasanya tetap nikmat.
Untuk para penikmat Burasa tidak perlu menunggu lebaran lagi untuk menyantap lezatnya makanan khas ini. Karena di beberapa lokasi di Kota Tembilahan sudah tersedia.
Anda bisa berkeliling-keliling Tembilahan sambil ngabuburit untuk mencari Burasa. Pantauan Riaupos.co beberapa tempat yang menjual Burasa seperti di Jalan Soeberantas, Jalan Pangeran Hidayat, Jalan M Boya dan beberapa lapak sudah menjual Burasa dengan kisaran harga mulai Rp5 ribu per satuannya.
Laporan: Indra Effendi (Tembilahan)
Editor: Eka G Putra
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…