menyantap-gurihnya-burasa-makanan-khas-bugis-di-tembilahan
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Burasa merupakan makanan khas dari Suku Bugis yang berbahan dasar beras, rasanya terkenal gurih dan sering dijadikan pendamping makanan berkuah.
Burasa ialah salah satu hidangan yang sering dijumpai saat hari Idulfitri serta Iduladha, namun makanan ini pun banyak dijajakan saat ramadan. Burasa yang merupakan salah satu varian beras atau nasi yang dibungkus menggunakan daun pisang ini, lalu kemudian diikat menggunakan tali.
Burasa terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan santan, kemudian diberikan garam secukupnya. Beras dimasak hingga mendidih dan seluruh santan meresap.
Berbeda dengan ketupat yang rasanya agak tawar, burasa memiliki rasa yang gurih. Hal ini dikarenakan penggunaan santan yang cukup royal saat proses pembuatannya.
Selain rasanya yang enak dan gurih, Burasa memiliki aroma yang wangi dan khas yang diperoleh dari daun pisang.
Burasa sering disantap bersama opor. Selain itu, Burasa juga dapat disantap dengan makanan berkuah maupun tidak berkuah rasanya tetap nikmat.
Untuk para penikmat Burasa tidak perlu menunggu lebaran lagi untuk menyantap lezatnya makanan khas ini. Karena di beberapa lokasi di Kota Tembilahan sudah tersedia.
Anda bisa berkeliling-keliling Tembilahan sambil ngabuburit untuk mencari Burasa. Pantauan Riaupos.co beberapa tempat yang menjual Burasa seperti di Jalan Soeberantas, Jalan Pangeran Hidayat, Jalan M Boya dan beberapa lapak sudah menjual Burasa dengan kisaran harga mulai Rp5 ribu per satuannya.
Laporan: Indra Effendi (Tembilahan)
Editor: Eka G Putra
Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…
Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…
Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…
Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…