Kepala BKN Bima Haria Wibisana (foto/JPNN.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Pemerintah memastikan tidak akan membuka rekrutmen ASN (Aparatur Sipil Negara) pada Agustus 2019 mendatang. Alasannya, banyak agenda kenegaraan pada bulan tersebut.
“Tidak mungkin digelar Agustus karena banyak kegiatan kenegaraan. Semua harus siap agar tidak ada masalah bila hanya sebagian yang buka,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, Rabu (25/7).
Dia menyebutkan, pihaknya memiliki agenda rekrutmen ASN, baik calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada Oktober 2019.
Namun, jadwal itu bisa bergeser karena bukan hanya BKN yang menjadi panitia seleksi nasional (panselnas), melainkan ada pihak lain.
Di antaranya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kemendikbud, Kemendagri, dan Kemenag.
MenPAN-RB Syafruddin sendiri mengisyaratkan rekrutmen digelar pada September 2019.
“Bisa saja maju sebelum Oktober dan setelah Agustus. Disesuaikan dengan agenda kenegaraan. Kalau banyak agenda, otomatis harus disesuaikan agar tidak saling mengganggu,” terang Bima.
Saat ini, panselnas tengah menyelesaikan rekrutmen CPNS dari sekolah kedinasan. Proses yang masih berlangsung ialah di Kementerian Perhubungan.
“Kami fokus selesaikan itu dahulu, baru ke rekrutmen ASN 2019. Pastinya infrastrukturnya sudah siap. Tinggal tunggu gongnya kapan dilaksanakan,” ujarnya.
Tahun ini pemerintah akan merekrut sekitar 250 ribu ASN yang terdiri dari 150 ribu PPPK dan sisanya CPNS. (esy)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…
Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…
Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…
Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…
BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…
Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…