Categories: Nasional

Segini Peluang Kemenangan Kubu 02 di Sidang MK

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Peluang kemenangan kubu 02 Prabowo-Sandi di persidangan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) dinilai kecil. Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari menjelaskan, kemenangan gugatan kubu 02 sepenuhnya akan bergantung pada pandangan hakim MK terhadap beragam kecurangan Pilpres yang diungkap kubu 02.

’’Berdasarkan saksi-saksi fakta persidangan memang agak berat, kecuali hakim berpandangan berbeda,’’ ucap Feri, Senin (24/6/2019).

Menurut Feri, hukum acara serta pembuktian materiil yang diajukan kubu 02 bermasalah. Dijelaskan, ada dua hal substansial yang sulit dibuktikan oleh pihak pemohon. Pertama adalah soal bukti kuantitatif yang dianggap tidak terlihat signifikan membuktikan peralihan suara. Selain itu, pembuktian dugaan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif juga dianggap kurang terlihat.

’’Coba bayangkan itu ditarik 26 kontainer alat bukti dan tidak ada kroscek alat bukti, artinya kan tidak ada alat bukti yang memperkuat dalil-dalil begitu,’’ ungkapnya.

Selain itu, Feri juga menyoroti pernyataan ketua tim kuasa hukum kubu 02, Bambang Widjojanto alias BW yang kesulitan membuktikan kecurangan Pilpres hanya dengan waktu singkat.

’’Kalau kita lihat pernyataan terakhir dari kuasa hukum BPN kan jelas Mas Bambang mengatakan dengan waktu yang sangat sependek ini sulit bagi kami membuktikan. Kalau dia sulit membuktikan ya enggak mungkin kan,’’ jelasnya.

Hal itu bukan tanpa alasan. Menurutnya kesulitan yang dihadapi BW terjadi lantaran penunjukan kuasa hukum 02 yang cukup singkat. Padahal, kata dia, konsep pemilihan kuasa hukum sekaliber Pilpres harus ditunjuk saat tahapan pemilu baru dimulai.

Di sisi lain, ia berharap kepada seluruh masyarakat untuk menerima apapun hasil yang diputuskan MK. ’’Berbeda pandangan dengan hakim diperbolehkan, tetapi tidak boleh kemudian menjatuhkan marwah pengadilan,’’ katanya.(sta/rmol)

Sumber: Pojoksatu.id
Editor: Fopin A Sinaga

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

21 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

21 jam ago

Karhutla di Tapung Masuk Hari Keempat, 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…

21 jam ago

Job Fair Rohul 2026 Jadi Kesempatan Pencari Kerja Temukan Lowongan Baru

Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…

22 jam ago

Antisipasi Keracunan MBG, BGN Kuansing Ingatkan SPPG Perketat Cek Kualitas Makanan

BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…

22 jam ago

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

2 hari ago