Categories: Nasional

IPW Dengar Ada 6 Otak Kerusuhan, Polisi Jangan Takut Tangkap

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kabar tentang adanya pihak yang menjadi otak intelektual kerusuhan aksi 21 dan 22 Mei di Jakarta lalu sampai ke telinga Indonesia Police Watch (IPW). Ketua Presideum Neta S Pane meminta Polri cepat menangkap hingga memprosesnya secara hukum ke pengadilan.
’’Tak perlu takut mengungkap nama dalang kerusuhan tersebut. Rakyat akan mendukung penuh kinerja jajaran kepolisian untuk mengungkap kasus kerusuhan 22 Mei ini,” ungak Neta dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/5/2019).

Dari informasi yang dihimpun IPW, kata Neta, ada enam orang terduga dalang kerusuhan 22 Mei itu. Mereka berasal dari dua perwira tinggi purnawirawan, dua perwira menengah purnawirawan, satu tokoh preman, dan satu anak kiyai ternama. Menurut lembaga yang kerap mengkritisi institusi Bhayangkara ini, keenam aktor intelektual tersebut kerap melancarkan aksinya menggunakan salah satu ormas kepemudaan.

’’Mereka inilah yang memprovokasi massa demonstran pendukung capres 02 dari daerah hingga terlibat dalam kerusuhan dan bersikap anarkis terhadap aparat keamanan,’’ beber Neta. Kendati sudah mengantongi enam terduga aktor intelektual kerusuhan, akan tetapi Neta tak merinci identitas pelaku.

Namun dia mendesak kepolisian agar secepatnya menciduk mereka agar tidak melarikan diri atau berulah kembali membuat kerusuhan baru. ’’Polri harus segera menangkap dalang dan penyandang dana kerusuhan itu, apalagi Menko Polhukam Wiranto mengatakan, sudah mengetahui dalang kerusuhan itu,’’ ungkap Neta.

Seperti diketahui aksi pada 21-22 Mei yang bermula di depan Kantor Bawaslu di Jalan Thmarin itu merembet ke sejumlah lokasi. Massa yang awalnya menggelar aksi damai, tiba-tiba brutal dan menyerang polisi dengan lemparan batu, petasan dan berbagai benda lainnya.

Tercatat, dalam dua hari itu, polisi menangkap ratusan massa aksi yang diduga sebagai provokator. Didapati, mereka adalah massa bayaran dengan mendapat upah Rp300 ribu per hari. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, korban meninggal akibat kerusuhan Jakarta 21-22 Mei itu berjumlah delapan orang meninggal.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

24 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago