Categories: Nasional

Kasus Kerbau Ngorok di Rohul Mereda, Disnakbun Tetap Pantau Perkembangan

RIAUPOS.CO – Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus melakukan pencegahan terhadap ternak kerbau milik sejumlah kelompok tani (Koptan) yang terserang penyakit ngorok atau Septicaemia Epizootica (SE) di Desa Menaming, Kecamatan Rambah.

Tim kesehatan hewan Disnakbun Rohul tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan kesehatan ternak kerbau milik petani, dalam rangka mengantisipasi agar tidak meluasnya penyakit ngorok pada ternak peliharaan yang ada disekitarnya.

Dibuktikan, Rabu (22/1), dalam peninjauan lapangan oleh Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakbun Rohul Doni SPt bersama tim keswan ke sejumlah kelompok tani di Desa Menaming, Kecamatan Rambah yakni Kelompok Pasir Ganigi, Kelompok Pasir Pulo Hotang, Kelompok Pasir belimbing.

Kondisi ternak kerbau yang sepekan lalu mengalami sakit demam dan kurang makan, kini kondisi ternaknya  telah sehat.

’’Empat hari terakhir, kita tidak ada menerima laporan dari kelompok tani, ternak kerbau yang mengalami sakit dengan gejala klinis terserang Ngorok. Dalam artian, kasusnya sudah mereda, tidak ada ditemukan ternak kerbau yang terserang penyakit ngorok atau mati mendadak di Kecamatan Rambah maupun di kecamatan lain di Rohul,’’ ungkap Kepala Disnakbun Rohul CH Agung Nugroho STP MM melalui Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Doni SPt saat dikonfirmasi Riau Pos, Kamis (23/1), terkait perkembangan kondisi kesehatan ternak kerbau yang terserang penyakit ngorok.

Diakuinya, tim dokter Keswan Disnakbun Rohul proaktif turun ke lapangan memantau perkembangan kondisi kesehatan ternak kerbau milik petani di Desa Menaming, Kecamatan Rambah. Karena di desa tersebut diakhir tahun 2024 lalu, terdapat puluhan ekor kerbau terserang penyakit ngorok, 5 ekor kerbau diantaranya mati mendadak dan 38 ekor dipotong paksa.

‘’Penanganan kasus ternak kerbau ngorok jadi atensi Disnakbun Rohul. Karena bisa menyebab ternak mati mendadak dan ternak kerbau yang terserang gejala klinis penyakit ngorok yang merupakan bakteri Pasteurela SP itu,  penularannya sangat cepat kepada ternak yang berada di lingkungan sekitarnya,’’ jelasnya.

Doni mengatakan, ternak kerbau milik petani di Desa Menaming yang mengalami gejala klinis penyakit ngorok telah dilakukan pengobatan dengan memberikan anti priretik, antibiotik dan vitamin.

Ternak kerbau terserang penyakit ngorok, katanya, dengan memiliki gejala klinis adanya peningkatan suhu tubuh ternak (demam, red), denyut jantung cepat, hewan terbaring, timbul leleran, anoreksia dan tidak ada selera makan.

‘’Kita bersama Tim Keswan Disnakbun Rohul telah memberikan edukasi kepada petani, jika ada ternak kerbau yang mengalami gejala penyakit ngorok, untuk segera mengisolasikan ternaknya ke kandang lain agar tidak tertular penyakit SE dan melaporkan kepada petugas lapangan,’’ tambahnya.(lim)

Laporan ENGKI RPIMA PUTRA, Pasirpengaraian

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

2 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

3 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

4 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

22 jam ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

23 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

1 hari ago