JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Keberadaan disinfektan spray dan handsanitizer tentu sangat dicari oleh banyak orang di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Sadar akan tingginya permintaan pasar, Aurel Hermansyah lantas berinisiatif untuk membuka usaha di bidang ini.
Aurel berkolaborasi dengan dr. Sonia Wibisono dan dr Reisa Broto Asmoro untuk bisnisnya tersebut lewat LavMe. Aurel sengaja menggandeng keduanya untuk memastikan produknya aman dari sisi kesehatan dan nyaman ketika digunakan. Maka mereka pun sepakat mengeluarkan produk handsanitizer dan disinfektan spray yang organik dan foodgrade.
“Yang paling penting kan masalah kesehatan ya karena khawatir ada dampaknya untuk jangka panjang kalau sering digunakan. Makanya aku buat dengan produk yang foodgrade dan organik,” ujar Aurel dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com (RPG).
Aurel yang sangat perhatian kepada calon suaminya, Atta Halilintar, kerap mewanti-wanti supaya selalu menggunakan handsanitizer dan disinfektan spray yang organik dan foodgrade. Dia bisa ngambek apabila Atta lupa menggunakannya. Sebab, kesehatan di masa seperti sekarang adalah segalanya.
Sementara itu, Sonia Wibisono mengatakan penting bagi seseorang lebih berhati-hati dalam menggunakan produk disinfektan dan handsanitizer. Karena menggunakan produk yang tidak tepat bisa mengakibatkan mual, muntah, sakit kepaka, penglihatan kabur, kebutaan, kejang, koma, bahkan terjadi kerusakan pada sistem saraf.
“Jika ada yang mengalami salah satu dari hal ini, sebaiknya dihentikan dulu penggunaannya. Kalau saya rekomendasiin menyang organik dan foodgrade,” ujar Sonia Wibisono yang juga Duta Kesehatan WHO itu.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Eka G Putra
Warga Pekanbaru antusias berburu sembako murah di GPM HUT TNI AU ke-80. Ribuan paket bantuan…
Seorang lansia di Pekanbaru bakar ban di Jalan Sudirman sebagai protes tak lagi menerima bansos…
Hujan kembali picu banjir di Pekanbaru. DPRD desak perbaikan drainase menyeluruh usai insiden warga terseret…
Seleksi Paskibraka Inhil 2026 resmi dimulai dengan 110 peserta. Penilaian meliputi fisik, mental, dan karakter…
Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…
Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…