DUMAI (RIAUPOS.CO) — Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Dumai terus bertambah. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai mencatat ada 30 kasus konfirmasi positif Covid-19 baru pada, Selasa (22/9). "Kasus terus meningkat, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Dumai sudah mencapai 614 kasus dengan rincian 338 isolasi mandiri, 60 dirawat di RS, 204 sembuh dan 12 orang meninggal dunia," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful.
Ia mengatakan angka kesembuhan masih tergolong rendah bahkan masih di bawah 50 persen.
"Angka kesembuhan tidak sebanding dengan angka kasus baru, contohnya pada hari ini (kemarin,red) kasus baru tercatat sebanyak 30 kasus, angka kesembuhan hanya 9 orang," terangnya.
Mantan Direktur RSUD Kota Dumai itu menyebutkan namun demikian pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin menekan penyebaran Covid-19 di Kota Dumai. "Kami tetap melakukan tes, tracing dan treatment, ini memang sudah kewajiban, semakin banyak yang diketahui yang terpapar semakin bisa cepat ditangani dan mata rantai penularan virus corona bisa di putuskan," sebutnya.
Sementara itu Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan terpaksa menutup sementara pelayanan administrasi kependudukan bagi warga mulai Selasa (22/9) hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan layanan perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), kartu keluarga, akte hingga surat pindah ini, menyusul adanya temuan empat pegawai Disdukcapil yang positif terpapar Covid-19.
"Ya, guna mengantisipasi penyebaran dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di Pelalawan, maka kami terpaksa menutup sementara layanan kependudukan di Kantor Disdukcapil hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Hal ini karena adanya 4 pegawai Disdukcapil yang positif terpapar Covid-19. Namun demikian, untuk pelayanan kependudukan di UPTD Kecamatan, kami pastikan masih tetap berjalan," terang Kepala Disdukcapil Pelalawan Nifto Anin kepada Riau Pos, Selasa (22/9).
Diungkapkan mantan Kapal Satpol PP Pelalawan ini bahwa, temuan pasien positif dikantor pelayanan tersebut bermula adanya sebanyak 54 dari 75 jumlah total pegawai Disdukcapil, telah menjalani pemeriksaan cairan lendir mulut dan hidung (swab) yang digelar Dinas Kesehatan pada 14 September lalu.
Dari hasil swab tes tersebut, diketahui empat pegawai yang berstatus ASN dan honor di bagian pelayanan dan staf di keuangan ini, dinyatakan terkonfirmasi corona. Dan keempat pagawai Disdukcapil ini telah menjalani isolasi mandiri di kediamannya di Kecamatan Pangkalankerinci.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, H Asril SKM MKes membenarkan ada empat dari 54 pegawai Disdukcapil terkonfirmasi Covid-19 setelah 15 September lalu dilakukan tes swab.
"Dan saat ini kami masih melakukan tracing terhadap orang yang telah melakukan kontak erat dengan keempat pasien itu. Begitu juga dengan 21 pegawai lainnya yang belum melaksanakan tes swab, akan segera kami ambil sampel cairan lendir hidung dan mulutnya untuk dilakukan pemeriksaan," tutupnya.(ali/sol/hsb/amn/epp/ted)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…