Categories: Nasional

Bayern Munchen Perlu Mengubah Dimensi Lini Serang

MUNCHEN (RIAUPOS.CO) – Kekhawatiran ditinggal Robert Lewandowski akan membuat Bayern Munchen kehilangan kegarangan tidak tampak ketika melawan DC United dua hari lalu (21/7).

Bayern mampu mencetak setengah lusin gol ke gawang klub Major League Soccer tersebut. Masalahnya, laga di Audi Field, Washington DC, itu sekadar pramusim. DC United juga masih dalam transisi seiring baru saja dilatih Wayne Rooney.

Bayern perlu lawan yang kompetitif untuk membuktikan kekhawatiran tersebut tidak akan menjadi masalah besar pada musim kompetisi nanti. Menghadapi juara Premier League Manchester City di Lambeau Field, Green Bay, pada Ahad (24/7) pagi WIB adalah momentum bagi Bayern.

Apalagi, Die Roten tidak akan diperkuat Sadio Mane yang terbang ke Rabat, Maroko, kemarin WIB (22/7) untuk menerima penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2022. Mane pun sudah disebut der trainer Bayern Julian Nagelsmann bukan pengganti Lewy mengacu tipikal dan gaya main mereka.

’’Dengan kepergian Lewy (sapaan akrab Lewandowski, red), kami mungkin akan kehilangan banyak gol. Itulah yang harus kami tutupi secara kolektif,” kata gelandang Bayern, Joshua Kimmich kepada Stadium Astro.

Ketika ada Lewy, kontribusi golnya bagi Bayern bisa lebih dari 30 persen. Musim lalu, misalnya. Dari total 143 gol Bayern, 50 gol berasal dari Lewy. Persentasenya mencapai 34,9 persen.

Ketika melawan DC United, Nagelsmann memainkan dua striker dalam skema 4-4-2. Itu pun bukan nomor 9 murni karena yang dipilih Nagelsmann adalah duet Mane dan winger Serge Gnabry. Posisi Mane bisa diisi Thomas Muller yang juga bukan nomor 9 murni alias second striker.

Nagelsmann sebenarnya memiliki nomor 9 murni pada diri Eric Maxim Choupo-Moting dan Joshua Zirkzee. Tapi, apakah kualitas striker 33 tahun dan satu lagi berusia 21 tahun plus minim pengalaman itu bisa diandalkan Bayern sepanjang musim?

Kebalikan dengan Nagelsmann, tactician City Pep Guardiola kini memiliki nomor 9 murni seiring bergabungnya Erling Haaland. Meski Haaland bukan tipikal striker yang hanya tersedia di kotak 16, masih perlu dinantikan apakah bomber muda (22 tahun) timnas Norwegia itu bisa memenuhi ekspektasi bermain di City asuhan Pep.

Wide attacker City Jack Grealish memberikan pengakuan menarik tentang anggapan bahwa Haaland dalam tekanan seiring menjadi rekrutan termahal City pada musim panas tahun ini.

Tekanan yang pernah dirasakan Grealish kala menyandang status serupa pada musim lalu.

”Dia (Haaland) bilang kepadaku bahwa harga dia hanya setengahku sehingga dia tidak merasa dalam tekanan,” beber Grealish seperti dikutip The Sun.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

4 jam ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

10 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

10 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

1 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

1 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

1 hari ago