Deretan pesawat latih Cessna. (Radar Cirebon/Jawapos.com)
CIREBON (RIAUPOS.CO) – Sebuah pesawat latih jenis Cessna milik AAA Pilot School Cirebon yang diawaki dua orang terjatuh di Sungai Cimanuk, tepatnya di Desa Lamaran Tarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Senin (22/7/2019), sekitar pukul 14.50 WIB. Dalam peristiwa ini, satu orang selamat dan satu orang meninggal dunia setelah menghilang satu hari.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Salman Al Farisi siswa Angkasa Aviation Academy yang sempat hilang di Sungai Cimanuk. Sedangkan rekannya, Arthur Arfa, 24, berhasil selamat dari insiden maut tersebut. Keduanya saat kejadian sedang berlatih menerbangkan pesawat latih jenis Cessna. Namun pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 14.50 WIB pesawat terjatuh ke Sungai Cimanuk.
Seperti diberitakan Radar Cirebon (Jawa Pos Group), salah seorang saksi Carinih menceritakan kronologi kejadian ketika sedang berada di sawah. Kemudian, dia mendengar suara keras lalu melihat sebuah pesawat oleng kemudian menabrak kabel listrik hingga akhirnya terjatuh ke sungai.Setelah pesawat terjatuh ke sungai, saksi lainnya yakni Wardani Milat melihat dua orang korban keluar dari dalam pesawat.
Seketika itu dirinya terjun ke sungai menolong korban dan hanya berhasil menyelamatkan 1 orang korban bernama Artur. Sedangkan 1 orang korban lainnya bernama Salman yang sempat keluar dari dalam pesawat hilang terbawa arus Sungai Cimanuk yang deras.
’’Berdasarkan hasil Koordinasi dengan Kapten Edhy Purnomo Danpos Penggung Cirebon membenarkan bahwa pesawat latih Cessna sedang melaksanakan latihan yang diawaki oleh 2 orang siswa dari AAA Pilot School Cirebon,’’ ujar Kapolres Indramayu AKBP M Yoris M Y Marzuki.
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…