Categories: Nasional

Pakai Fitur Reels Instagram Cari Talenta Komedi Tanah Air

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Di era konten seperti sekarang ini, kreator cukup menjadi bagian penting dalam ekosistem Instagram. CEO Meta, Mark Zuckerberg bahkan pada akhir tahun lalu mengumumkan bahwa Meta akan berinvestasi hingga lebih dari USD 1 miliar atau setara dengan Rp14,8 triliun untuk para kreator di seluruh dunia.

Investasi ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada kreator, serta upaya membangun platform terbaik bagi jutaan kreator dalam memperoleh kesuksesan jangka panjang. Menyambung misi Zuckerberg itu, Instagram saat ini meluncurkan program edukasi untuk para kreator komedi di Indonesia. Program bertajuk #TawaDiReels ini diformulasikan untuk menemukan dan mengangkat talenta-talenta komedi baru dari seluruh Indonesia, serta membantu mereka menggapai audiens yang lebih besar lewat fitur Reels di Instagram.

Di peluncuran perdana ini, Instagram juga bekerja sama dengan program Stand-Up Comedian Indonesia X Suci. Revie Sylviana, Direktur Kemitraan Konten Hiburan untuk Meta di Indonesia mengatakan, Reels telah menjadi tempat favorit masyarakat Indonesia untuk menemukan konten-konten yang kreatif, orisinil, dan menghibur.

“Sejak diluncurkan di Indonesia tahun lalu, kami melihat Reels mendorong munculnya komedian-komedian muda yang lihai dalam memanfaatkan format video pendek di Instagram untuk menyajikan kisah-kisah jenaka yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia. Kami berharap, program ini bisa mengangkat lebih banyak lagi talenta dari seluruh pelosok Indonesia,” katanya.

Program #TawaDiReels ini terdiri dari pelatihan intensif serta rangkaian aktivasi digital di Reels yang tidak hanya bisa diikuti oleh kontestan namun juga seluruh masyarakat Indonesia. Program kolaboratif selain pendaftaran kompetisi juga ada kelas atau pelatihan terkait stand up comedy oleh para komika.

David Nurbianto, Juri Audisi Suci X Reels menerangkan, pandemi memaksa komika yang sudah eksis di dunia hiburan untuk berinovasi dan bertransformasi menjadi konten kreator. Dunia digital mampu memangkas jarak performer (komika) dengan para penikmat karyanya.

“Tidak bisa dipungkiri pandemi melahirkan para kreator jenius di bidang komedi. Kolaborasi ini membuka peluang masuknya konten kreator komedi ke ranah yang lebih spesifik yaitu seni Stand Up Comedy yang kita tahu telah melahirkan banyak komika hebat, komika yang sanggup mengisi segala lini dunia hiburan Tanah Air,” jelas David.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

11 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

11 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

11 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

11 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

12 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

23 jam ago