Categories: Nasional

Wako Sampaikan Persoalan Lahan Konsesi dan Gambut

DUMAI (RIAUPOS.CO) – KOTA Dumai tampaknya memang jadi perhatian. Buktinya Wakil Menteri ATR/BPN RI, Surya Tjandra didampingi Gubernur Riau Syamsuar bersama pejabat lainnya melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kota Dumai  di Media Center Dumai Jalan Putri Tujuh, Selasa (22/6).

Kedatangan rombongan disambut oleh Wali Kota Dumai Paisal didampingi Kepala BPN Kota Dumai Robert dan para  pejabat Kota Dumai lainnya.

Pada kunjungan kerja tersebut  Wali Kota Dumai menyampaikan, beberapa permasalahan lahan yang terjadi  di Kota Dumai.  "Pertama kami sangat berterima kasih Pak Wamen sudah  datang ke Dumai, ada beberap permasalahan yang menjadi persoalan di Dumai saat ini,"terangnya.

Ia mengatakan, permasalahan tersebut  yakni kawasan lahan gambut di Kota Dumai saat ini banyak lahan  gambut di Kota Dumai, sudah ditempati penduduk bahkan mereka sudah memiliki sertifikat.  "Selain itu terkait permasalahan ada permasalahan lahan konsesi yang di kuasai masyarakat, Bahkan saat ini sudah ada rumah ibadah, sekolah  dan  rumah penduduk.  Ini yang kami harap ada  solusi  agar lahan ini diberikan kepada masyarakat,"terangnya.

Kemudian dikatakan Wali Kota Dumai terkait dengan tanah sepanjang Jalan Seokarno-Hatta dengan total panjang18 kilometer. "Ada 100 meter kiri dan kanan dari badan jalan ternyata milik Negera, sementara masyarakat selama ini sudah  memiliki sertifikat yang sah,"ujarnya.

Untuk itu, dirinya  berharap dengan kedatangan  Wamen  ATR/BPN RI bisa memberikan solusi serta menyelesaikan masalah lahan yang terjadi  di Kota Dumai  tersebut.  "Kami juga sudah melakukan upaya  lainnya, bahkan sampai berkoordinasi dengan Komnas HAM terkait permasalahan lahan konsesi yang dikuasai masyarakat," harapnya.

Sementara, Wakil Menteri ATR/BPN RI Surya Tjandra mengatakan, terkait beberapa masalah yang dihadapi Dumai terkait permasalah lahan juga terjadi  dibeberapa kabupaten/kota  lainnya di Riau.  "Ya, yang jelas permasalahan lahan yang terjadi ini, harus diselesaikan bersama dengan Kementerian LHK, masalah ini harus diselesaikan bersama-sama,"ujarnya.(ifr)

Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

5 menit ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

45 menit ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

1 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

2 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

2 hari ago