lebaran-aldi-taher-malah-sedih
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Lebaran 2020 disambut gembira oleh banyak orang meskipun situasinya sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya akibat terjadi wabah Covid-19. Namun, Aldi Taher pada momen Lebaran kali ini mengaku sedih karena tidak dapat berkumpul bersama keluarga.
"Sedih karena untuk sementara waktu enggak bisa kunjungi sanak famili di Sumatera Barat," kata Aldi Taher kepada JawaPos.com, Sabtu (23/5).
Dia pun mengaku cukup sedih menjalani Lebaran jauh dari keluarga, karena hampir setiap tahun dia selalu mudik dan menjalin silaturahmi dengan sanak famili di kampung halaman. Namun demi kesehatan diri sendiri dan banyak orang, Aldi Taher rela tidak pulang kampung di momen Lebaran kali ini.
Tidak hanya Aldi yang merasakan kesedihan. Sang ibunda di kampung juga merasakan hal yang sama tidak dapat berkumpul dengan anaknya. "Sedih, Aldi enggak bisa pulang kampung," katanya.
Lebih lanjut diungkapkan Aldi Taher, setiap kali pulang di momen Lebaran, minimal satu pekan dia berada di kampung halaman. Waktu 7 hari tersebut lantas dimanfaatkannya untuk menjangkau sebanyak mungkin sanak famili.
Tidak bisa menjalin silaturahmi secara fisik lewat tatap muka secara langsung pada lebaran kali ini, Aldi Taher akan tetap melakukan tradisi lebaran dari Jakarta dan menjalin silaturahmi dengan keluarga besar di Sumatera. Dia pun memanfaatkan aplikasi Zoom supaya bisa tetap terhubung dengan keluarga besar dan bisa saling bermaafan di hari yang fitri.
"Silaturahim via Zoom untuk kirim-kirim salam buat keluarga di Sumatera Barat," urai Aldi Taher.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…
Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…
Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.
Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…