Muzailis
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Beberapa perubahan dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP negeri tahun ini. Perubahan mencolok adalah pendaftar hanya diberi kesempatan memilih satu SMP negeri saja.
Sejak dua tahun lalu Disdik menerapkan PPDB dengan sistem zonasi atau per kecamatan. Namun tahun-tahun sebelumnya, pendaftar diberi kesempatan untuk memilih tiga sekolah negeri. Tapi tahun ini hanya satu sekolah negeri saja.
“PPDB tahun 2019 ini cuma satu pilihan sekolah saja,†ujar Sekretaris Disdik Pekanbaru Muzailis kepada Riau Pos, Rabu (22/5).
Muzailis menerangkan bahwa persiapan pelaksanaan PPDB sistem online yang akan dimulai 1-4 Juli 2019 terus dimaksimalkan. Dengan sistem zonasi ini, ia katakan, peserta pendaftar tidak bisa mendaftar masuk sekolah yang berada di luar zonasi atau kecamatan tempat ia berdomisili.
“Pendaftarannya masih tetap memakai sistem online,†tambah Muzailis.
Perubahan lainnya adalah, kuota anak tempatan ditambah dari 80 persen menjadi 90 persen. Sisanya lima persen untuk jalur prestasi dan lima persen untuk jalur orangtua yang pindah tugas. Sementara jalur anak guru yang sebelumnya disediakan, tahun ini dihilangkan.
Selain itu, untuk memperketat penerimaan jalur anak tempatan, calon peserta diwajibkan membawa kartu keluarga (KK) asli dan fotokopi KK yang telah dilegalisir Disdukcapil. (ilo)
Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…
Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…
Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…
Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…
Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…
Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…