Categories: Nasional

Kemenag Segera Melaksanakan Program Penceramah Bersertifikat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Agama akan melaksanakan program penceramah bersertifikat dalam waktu dekat. Namun program ini tidak mengikat dan bersifat opsional. 

"Dalam waktu dekat kami akan mengadakan program penceramah bersertifikat. Program ini tidak mengikat. Bagi yang mau silakan ikut dan yang tidak mau tidak apa-apa," kata Menteri Agama Fachrul Razi, Kamis (23/1).

Program yang sudah mulai dibahas sejak 2019 lalu itu, menurut Fachrul, bertujuan membekali para penceramah untuk lebih mengenal Pancasila dan mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Dalam program ini, Kementerian Agama akan melibatkan MUI (Majelis Ulama Indonesia), BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), dan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme). 

Dia menargetkan proses penyempurnaan program penceramah bersertifikat ini akan selesai bulan depan.

“Program ini masih disempurnakan. Mudah-mudahan bulan depan sudah selesai," ucapnya. 

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Tarmizi Tohor, mengatakan, program pelatihan penceramah bersertifikat Kemenag bertujuan untuk mencetak kader pendakwah berkarakter moderat, saling menghargai di tengah kemajemukan Indonesia. 

Program Penceramah Bersertifikat rencananya akan dilaksanakan dalam bentuk Bimbingan Teknis (Bimtek).

“Pengkaderan lewat bimtek ini diharapkan dapat melahirkan mubalig yang benar-benar bisa menyampaikan Islam adalah rahmatan lil 'alamin. Sehingga dapat meningkatkan moderasi kehidupan beragama dan berbangsa,” tutur Tarmizi. 

Tarmizi menambahkan program pengkaderan para penceramah bersertifikat ini bertujuan untuk penguatan sekaligus terjaminnya ketersediaan sumber daya dai dengan wawasan kebangsaan yang baik sehingga mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui ajaran agama.

“Usai mengikuti bimtek para penceramah agama mendapat sertifikat," tandas Tarmizi.

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

16 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

17 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

18 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

1 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

2 hari ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

2 hari ago