kucing-hilang
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu sore, Fida (25) sedang kebingunan mencari sesuatu. Ia bolak-balik keluar masuk rumah dan ke halaman. Usut punya usut, ia sedang mencari kucing kesayangannya yang merupakan kucing ras.
Rumah Fida memiliki pagar, sehingga kecil kemungkinan bagi kucingnya untuk melewati pagar tersebut, karena tubuh kucingnya termasuk gendut.
Menyerah mencari-cari di dalam dan halaman, akhirnya Fida berspekulasi jika si kucing berhasil keluar pagar atau dicuri orang. Karena rumah Fida berada dalam kompleks, ia pun bertanya ke tetangga-tetangganya siapa tahu ada yang melihat kucingnya yang berwarna oranye itu.
Ibu-ibu di kompleks itu pun turun ke jalan mencari kucing Fida. Bahkan ibu RT mengumumkan hilangnya kucing Fida di masjid kompleks agar cepat ditemukan.
Karena hari sudah menjelang Magrib, ibu-ibu pun menyerah dan menyarankan Fida untuk mengecek kembali ke rumah. Bisa jadi kucing hanya tertidur di tempat yang tak terlihat.
Fida pun pulang. Saat hendak mencuci piring, ia melihat kain berwarna oranye teronggok di lantai, namun di beberapa bagian memiliki bulu lebat, yang tiba-tiba mengeong.
"Alamaak….! Sudah membuat heboh sekompleks ternyata tidur di sini," ujar Fida kesal dan lega melihat kucingnya menguap tanpa rasa bersalah.(anf)
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…