Categories: Nasional

Pandemi, Dokter Gigi Praktik di Ruangan Bertekanan Negatif

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Semenjak pandemi Covid-19, dokter gigi harus melakukan penyesuaian saat praktik. Pasalnya, mereka rentan terpapar virus corona yang dibawa aerosol saat menangani pasien.

Ada sejumlah bentuk penyesuaian dokter gigi dalam berpraktik. Selain memakai alat pelindung diri (APD) dengan lengkap, juga membuat kondisi ruang bertekanan negatif.

Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Fakultas Kedokteran Gigi (RSGM-P FKG Usakti) pun membuat inovasi ruang praktik dokter gigi dengan tekanan negatif. Ruangan bertekanan negatif itu memakai material baja ringan. “Seperti kita ketahui, tingkat penularan Covid-19 begitu tinggi di tempat tertentu. Tapi kalau di ruangan bertekanan negatif, semuanya sudah terkendali. Dan tekanan udara lebih rendah, sehingga virus pun tidak masuk dari luar ke dalam,” ujar Rektor Universitas Trisakti Ali Gufron Mukti di sela-sela pembukaan fasilitas ruangan negatif di RSGM-P FKG Usakti, Jumat (20/11).

Ali Gufron menyebut, untuk penggunaan ruangan negatif di Indonesia masih sangat jarang ditemukan. Di RSGM-P FKG Usakti terdapat 27 ruangan bertekanan negatif yang baru saja dibangun. Ruangan tersebut terdiri atas 18 ruangan di klinik integrasi yang digunakan untuk pendidikan profesi dokter gigi, 7 ruangan di klinik PPDGS (Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis) yang digunakan untuk pendidikan dokter gigi spesialis konservasi gigi, dan 2 ruangan di klinik eksekutif yang digunakan untuk pelayanan spesialistik gigi dan mulut. “Tujuan dari dibuatnya ruangan bertekanan negatif ini kita ingin keamanan bagi pasien dan dokter, mencegah penularan Covid-19,” imbuh Ali Gufron. Adapun ruangan bertekanan negatif di RSGM-P FKG Usakti menggunakan material baja ringan yang dirancang PT Alsun Suksesindo.

Marketing Director PT Alsun Suksesindo Nicolas Kesuma mengutip pesan Presiden Jokowi bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Maka dari itu pihaknya membangun fasilitas penanganan Covid-19. “Kami mengerjakan negatif room di FKG Usakti ini adalah proyek yang kesekian kalinya untuk fasilitas penanganan Covid-19,” ujar Nicolas.

Sebelumnya ruangan bertekanan negatif yang dibangun PT Alsun Suksesindo untuk penanganan Covid-19 di RS Adam Malik Medan dan RS darurat Pulau Galang.

Untuk di RSGM-P FKG Trisakti, ruangan bertekanan negatifnya dibangun dengan standar ruang isolasi tipe N Rumah Sakit. Di RSGM-P FKG juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti ruangan donning dan doffing.

Dia menjelaskan, ruang bertekanan negatif tersebut pada dindingnya menggunakan dinding sandwitch panel antiapi. Mempunyai coating antibacterial. Sirkulasi udara adalah negative pressure room atau bertekanan negatif. Di ruangan tersebut mempunyai tekanan lebih rendah dibanding tekanan di luar. Sirkulasi udara diperkuat dengan hepafilter. Sirkulasi udara akan disaring sehingga udara yang masuk adalah udara yang bersih.(jpg)

Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kejari Pekanbaru Segera Gelar Perkara Kasus SPPD Fiktif, Ini yang Masih Ditunggu

Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…

19 jam ago

101 Koperasi Merah Putih di Meranti Sudah Dibentuk, Tapi Belum Satu Pun Beroperasi

Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…

19 jam ago

Menang Dua Gim, Jonatan Christie Ungkap Tantangan di Laga Perdana Kejuaraan Dunia

Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…

19 jam ago

Tak Sekadar Sponsorship, Ini Dukungan RAPP untuk Pacu Jalur Nasional 2026

RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…

19 jam ago

Jalan Teratai Pekanbaru Dibedah, Drainase Tersumbat Ikut Diperbaiki hingga Akhir Tahun

Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…

20 jam ago

Unri Kenalkan Smart Posyandu di Kampar, Pencatatan Kesehatan Ibu dan Balita Kini Lebih Digital

Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…

20 jam ago