Categories: Nasional

Cakar Harimau di Pohon Tidak Surutkan Spirit Juang hingga Puncak Kerinci

Perjalanan menanjak dua hari 2 malam dari Desa Kersik Tuo, Kayu Aro, Sungai Penuh, hingga mencapai ketinggian 3.805 meter dari permukaan laut, memakan waktu sepekan pulang pergi Pekanbaru-Jambi. Terbayar ketika sampai di atap Sumatera dengan segala kemolekan dan pesonanya.

Laporan Eka G Putra, Pekanbaru

Cuaca terik disambut mendung, kemudian hujan menjadikan perjalanan harus estafet dan memakan waktu lebih panjang. Jalur licin bertambah berat ketika tanah basah pada pertengahan Oktober 2021. Hijau kebun teh terasa menyegarkan dahaga seluas mata meraba.

Carrier di pundak, seakan menambah beban lebih berat di masa pandemi, namun, tetap harus dijalani. Begitulah barangkali hidup.

Puncak Gunung Kerinci berada pada ketinggian 3.805 mdpl, di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. 

Empat pria Pengurus Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Riau. Yakni Yusuf Raihan, Dwiyanto Setiawan, Hanafi dan Fandri Rio. Berempat pula, mereka melakukan perjalanan ke "atap sumatera", sejak 11 Oktober hingga kembali ke Pekanbaru 18 Oktober 2021.

Wawan tertatih, sesekali memegang ranting di jalur pendakian. Ucup terus semangat nanjak. Rio dan Hanafi terlihat lebih memilih istirahat sejenak, untuk kemudian semangatnya mengajak bangkit dan melanjutkan perjalanan yang dirasa amat panjang itu.

"Cuaca sering hujan, jadi sedikit terkendala di perjalanan karena berbagai pertimbangan," ujar Wawan bercerita, Kamis (21/10).

Diakuinya, perjalanan melelahkan namun seru tersebut tidak ada kendala berarti. Karena bersama rekan-rekannya, tujuan utama pendakian ke Gunung Kerinci pun terwujud dan kembali pulang dengan tidak kurang satu apapun.

Disinggung hal mistis dan aneh yang ditemui selama perjalanan mendaki gunung, menurut Wawan juga tidak ada yang luar biasa. 

"Saat istirahat lelah, di pohon ada jejak cakar harimau. Tapi alhamdulillah tidak ada yang bertemu (dengan harimau sumatera, red). Karena kan kita ketahui, di sana memang salah satu habitatnya," terang Wawan mengutarakan meskipun sempat waswas.

Perjalanan kadernya tersebut, diapresiasi Ketua AMPG Riau Taufiq Erman yang mendukung penuh sejak perencanaan hingga berkibarnya bendera partai berlambang pohon beringin di "atap sumatera" tersebut.

"Sebagai rangkaian momen hari jadi Partai Golkar, spirit kawan-kawan hingga ke atap sumatera ini merupakan simbol bahwa AMPG Riau siap mengibarkan panji-panji partai Golkar dan memenangkan Partai Golkar pada Pemilu, Pilpres dan Pilkada 2024," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengajak seluruh kader untuk semakin kompak dan solid menuju tahun Pemilu 2024.(jrr)***

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago