Categories: Nasional

Sebulan Jadi Yatim, Empat Bersaudara Ini Kesulitan Biaya Pendidikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mempunyai kehidupan yang baik, seperti memiliki kedua orang tua yang utuh serta segala kebutuhan dasar bisa terpenuhi tentu merupakan sebuah kenikmatan yang patut disyukuri. 

Namun tak semua orang bisa merasakan kebahagiaan tersebut, itulah yang dialami oleh empat bersaudara dalam kehidupannya sekarang.

Keempat bersaudara itu bernama Angela Dwina (15), Dafa Afrian (12), Dafi Afrian (12), dan Muhammad Fahreza (10). 

Mereka adalah seorang anak yatim duafa yang hidup dalam kondisi cukup memprihatinkan. Pasalnya, setelah satu bulan kematian sang ayah kini kehidupan mereka menjadi jauh lebih sulit.

"Si kembar (Dafa-Dafi) bercerita kini sang ayah sudah tidak ada, kami sangat sedih karna tidak ada lagi sosok yang selalu memberikan semangat, menjaga dan suka bercerita serta mengantarnya mereka sekolah," tutur Kepala Cabang Rumah Yatim Riau, Ramdan, Rabu (22/7/2020).

Menurutnya, saat ini empat bersaudara tersebut mengalami kesulitan untuk mencukupi kebutuhan makan, dan biaya pendidikan. Sebab sejak ayahnya meninggal, kini hanya sang ibu yang menjadi tulang punggung keuarga. Penghasilannya yang tak lebih dari satu juta sebulan itu, digunakan untuk membayar kontrakan, listrik, serta kebutuhan lainnya.

"Ibunya kerja sebagai pembantu rumah tangga. Setiap hari ibunya keluar rumah dari jam 7 pagi sampai 1 siang," tutur Ramdan.

Menurutnya, usai pulang bekerja, Ibunya tidak beristirahat, di rumahnya membuka warung kecil-kecilan untuk mencukupi kebutuhan yang lain. Dengan keuntunhan Rp20-25 ribu tiap hari.

Penghasilan yang didapat tentu tidaklah cukup untuk menutupi semua kebutuhan mereka. Terlebih kini anak pertamanya, Angela akan masuk ke SMA. Dafa-Dafi masih duduk di bangku kelas 5 SD, sementara Fahreza masih duduk di bangku kelas 3 SD, tentu biaya yang dibutuhkan sangatlah banyak.

Meski sang ayah telah tiada dan hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit, namun ke empat bersaudara itu memiliki semangat yang tinggi dalam belajar. Saat besar nanti, melalui harapan dan mimpinya masing-masing, mereka ingin menjadi seorang yang sukses agar bisa membahagiakan sang ibu.

Atas kondisinya tersebut, Rumah Yatim Cabang Riau menyambangi rumah kontrakan yang saat ini mereka tempati, tepatnya di Jalan Durian Gant Darul Faidzin RT 003 RW 005, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, untuk memberi bantuan melalui program beasiswa dhuafa. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan Rumah Yatim untuk membantu biaya pendidikan mereka.

Selain mereka, diluar sana masih banyak orang-orang yang membutuhkan. Mari ulurkan tanganmu dan bersedekah bersama Rumah Yatim untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Laporan: Eka G Putra (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

2 jam ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

2 jam ago

Libur Sekolah Makin Seru, Khas Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Menginap Mulai Juli

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…

21 jam ago

UAS Sempat Dihadang di Kutai Barat, Syahrul Aidi Minta Polisi Bertindak Proaktif

Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…

22 jam ago

Jangan Sampai Terlewat! Daftar Ulang SPMB SD Negeri Hanya Digelar Dua Hari

Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…

22 jam ago

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

1 hari ago