Categories: Nasional

257 Tersangka Ditangkap, Dibayar untuk Buat Kerusuhan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 257 tersangka diamankan Polda Metro Jaya yang kedapatan melakukan tindakan anarkis pada Selasa (21/5/2019) malam hingga dini hari. Mereka diketahui merupakan massa bayaran dari luar Jakarta yang dikoordinir untuk melakukan kekacauan di ibu kota.

’’Jadi insiden kerusuhan ini memang sudah didesain dan kami punya bukti-buktinya,’’ ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangannya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/5/2019).

257 tersangka itu diamankan dari tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni Bawaslu, Petamburan, dan Gambir. Masing-masing tempat, ungkap Argo, diberi fokus melakukan tindakan kekacauan dengan sejumlah target. Di Bawaslu, kata Argo, massa bayaran melakukan aksi kerusuhan dengan menyerang polisi yang bertugas.

Kemudian di Petamburan, para tersangka melakukan pembakaran mobil dan penyerangan asrama Brimob. Sementara di Gambir, massa perusuh juga menyerang asrama dan Polsek Gambir.

Argo mengungkapkan, para tersangka itu datang dari luar Jakarta kemudian bertemu di Sunda Kelapa untuk merencanakan skenario kerusuhan. ’’Mereka disetting menyerang asrama polisi di Petamburan, dan di TKP lain mereka menjadi provokator,’’ jelasnya.
Para tersangka perusuh tersebut sudah dikoordinasikan mulai dari dana operasional baik itu masing-masing pribadi maupun kegiatan aksi.

Kemudian, lanjut Argo, polisi juga menemukan bukti-bukti batu-batu sudah disiapkan di lokasi kerusuhan. ’’Jadi ketika mereka datang ke lokasi sudah disiapkan untuk menyerang petugas, kami sedang menyelidiki siapa yang menyiapkan itu,’’ ungkapnya.

Sementara dalang kerusuhan sendiri, Argo mengatakan penyidik masih mendalami aktor intelektual di belakangnya. Sehingga bisa disimpulkan mereka yang melakukan aksi kerusuhan itu merupakan massa bayaran.

’’Mereka (tersangka) ketika ditanyakan mengatakan disuruh orang, nah ini sedang kita dalami,’’ ujarnya. Dari salah satu barang bukti yang diamankan adalah amplop berisi uang dengan masing-masing tertera nama-nama pelaku.

Selain itu barang bukti yang diamankan lainnya yakni batu, mercon atau petasan, busur panah, bendera hitam, dan beberapa benda lain yang disiapkan. Mereka juga disebut melakukan koordinasi melalui WA Grup sehingga aksi-aksi dikendalikan dengan rapi.(sta)
Sumber: Pojoksatu
Editor: Fopin A Sinaga

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

23 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago