Categories: Nasional

Pemkab Kembali Refocusing Anggaran Rp51 Miliar

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali melakukan refocusing anggaran sekitar Rp51 miliar di dalam APBD Rohul 2021. Sebagai tindaklanjut Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17/PMK.07/2021 dan Surat Edaran Nomor 2/PK/2021 mengenai penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2021 untuk penanganan pandemi Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Rohul kepada Riau Pos, Selasa (20/4), usai memimpim rapat bersama kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul di Aula Lantai III, Kantor Bupati Rohul, Selasa (20/4).

Menurutnya, dilakukannya refocusing anggaran terhadap APBD Rohul 2021, menindaklanjuti SE Menkeu terhadap pemenuhan keperluan penanggulangan Covid-19 2021, baik penanggulangan penyakit akibat Covid-19, maupun untuk mendukung pelaksanaan operasional vaksinasi di masyarakat.

‘’Tindaklanjut SE Menkeu, kita melakukan refocusing yang dipersyaratkan harus melakukan penggeseran anggaran 8 persen dari jumlah dana alokasi umum (DAU) yang telah dialokasikan pemerintah pusat.

Sementara DAU yang dianggarkan pusat bagi Rohul berada di angka sekitar Rp640 miliar, sehingga refocusing harus dilakukan sekitar 51 miliar yang nanti anggaran ini akan difokuskan untuk penanggulangan penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Rohul,’’ tegasnya.

Sekda menambahkan adanya pengurangan besaran DAU yang direncanakan sebelumnya berdasarkan Permenkeu Nomor 17/2021, pengurangan sebesar Rp21 miliar. Kemudian pemerintah daerah kembali melakukan refocussing sehingga total refocusing yang dilakukan Rp72 miliar terhadap anggaran OPD Rohul .

Disinggung dampak dilakukannya refocusing anggaran tersebut terhadap penekanan angka Covid-19, sekda menyampaikan tentu berupaya dan berikhtiar seluruhnya baik di pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten, yang mana hal ini merupakan bentuk keseriusan dalam penanggulangan Covid-19 oleh pemerintah.

‘’Kita berusaha menekan angka Covid- 19. Tapi hal ini tidak juga selesai dengan apa yang dilakukan pemerintah akan tetapi juga diperlukan kerja sama semua pihak terutama dari masyarakat sendiri bagaimana bisa memahami bahwa Covid- 19 sangat mengancam kita sampai saat ini,’’ sebutnya.

Ia berharap seluruh elemen msyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan, bahkan lebih tertib dan lebih ketat dari dulu, karena hingga saat ini penyebaran covid-19 semakin mudah ditemukan yang dikarenakan akibat sudah lama mengalami pandemi Covid-19, yang menyebabkan masyarakat mulai jenuh dalam menaatinya.(epp)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

DED Rampung, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Dimulai 2026

Pemprov Riau menyiapkan anggaran pembebasan lahan flyover Simpang Garuda Sakti. Ground breaking proyek direncanakan awal…

22 menit ago

Jadi Sponsor Fun Bike 2026, Pacific Optimistis Pariwisata Pekanbaru Bergeliat

Pacific menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru, dorong pariwisata, gaya hidup sehat,…

38 menit ago

Istri Histeris Temukan Suami Tewas Tergantung di Rumah

Warga Balik Alam Mandau digegerkan penemuan pria 43 tahun yang ditemukan meninggal dunia tergantung di…

1 jam ago

Rusak Bertahun-tahun, Jalan Pematang Reba–Pekan Heran Akhirnya Masuk Anggaran

Pemkab Inhu menganggarkan Rp3 miliar pada 2026 untuk memperbaiki Jalan Pematang Reba–Pekan Heran yang rusak…

2 jam ago

Manajemen Talenta Diperkuat, Bupati Rohul Dorong Birokrasi Profesional

Pemkab Rohul memperkuat sistem merit dengan menerapkan manajemen talenta ASN dan meraih penghargaan BKN atas…

2 jam ago

Bolos Saat Jam Sekolah, Empat Pelajar SMA Terjaring Patroli Satpol PP Kampar

Empat pelajar SMA di Bangkinang terjaring patroli Satpol PP saat bolos sekolah. Petugas menegaskan tindakan…

2 jam ago