Categories: Nasional

Sudah 33 Hotel di Batam Berhenti Beroperasi

BATAM (RIAUPOS.CO) – Imbas dari pandemi Covid-19, semakin banyak hotel-hotel yang tutup di Batam. Data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batam menyebutkan, hingga saat ini sudah 33 hotel yang menyatakan berhenti beroperasi.

“Data yang masuk ke saya sampai saat ini ada 33 hotel. Sudah 33 hotel di Batam berhenti beroperasi akibat dampak pandemi Covid-19. Rinciannya adalah lima hotel bintang dua, 13 hotel bintang tiga, lima hotel bintang empat, dan satu hotel bintang lima. Sedangkan sisanya hotel-hotel kelas melati ke bawah,” kata Ketua PHRI Batam, Muhammad Mansur, Selasa (21/4).

Sebelumnya, pada awal April, jumlah hotel tutup di Batam mencapai 17 hotel. Dengan kata lain, dalam tempo tiga minggu, jumlah hotel yang berhenti beroperasi naik 50 persen.

Mansur menyebut, data tersebut bisa saja akan terus bertambah, selama masa pandemi masih berlangsung. “Kemungkinan masih ada hotel yang sudah tutup, namun mereka belum melapor,” ucapnya.

Di Batam, terdapat sekitar 300-an hotel. Dengan kata lain, wabah Covid-19 telah menyebabkan sekitar tujuh hingga delapan persen hotel tutup di Batam. Berdasarkan data PHRI, Indonesia telah kehilangan potensi pendapatan dari wisman asing sebesar 4 miliar dolar Amerika atau setara dengan Rp 60 triliun sejak Januari 2020. Sedangkan dari sektor domestik, hotel kehilangan pendapatan sebesar Rp30 triliun.

Sedangkan daerah paling terdampak dari penurunan jumlah wisman yakni Manado, Bali, dan Batam. Sebagai gambaran, Mansur menyebutkan, satu hotel bintang empat mempekerjakan sekitar 200 orang, hotel bintang tiga sekitar 100 karyawan, dan hotel bintang dua 40 sampai 50 orang karyawan.

“Yang dirumahkan (karyawan, red) ratusan juga jumlahnya. Data pastinya belum kami dapatkan,” ujarnya.

Adapun hotel yang masih bertahan untuk tetap beroperasi harus menelan pil pahit. Sebab okupansi yang rendah. Okupansi tertinggi paling hanya 20 persen dan itupun jarang terjadi. “Yang masih beroperasi ini juga menerapkan kebijakan cuti tanpa digaji bagi sebagian karyawannya. Ada juga yang jam kerja dikurangi Dengan demikian pendapatan pekerja juga berkurang,” sebutnya lagi.

 

Sumber: Batampos.co.id

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

2 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

2 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

2 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago