Categories: Nasional

Hilangkan Kebiasaan Sentuh Wajah untuk Cegah Corona dengan Cara Ini

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penyebaran virus corona jenis baru atau CODVI-19 makin meluas. Jumlahnya terus naik di luar China. Salah satu pencegahannya adalah dengan tidak menyentuh wajah sebelum tangan dicuci dengan sabun atau hand sanitizer.

Para ahli kesehatan telah menyarankan bahwa salah satu metode pencegahan utama adalah menghindari menyentuh wajah. Akan tetapi, bagi banyak orang, ini terbukti lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Psikolog Natasha Tiwari mengungkapkan mengapa orang begitu sering menyentuh wajah dan bagaimana menghentikan praktik ini. Berbicara kepada BBC, dia menjelaskan menyentuh wajah memang sudah terprogram dari DNA.

“Itu (menyentuh wajah) ada dalam DNA kita. Kita dirancang untuk melakukannya. Kita tahu ini karena manusia sejak masih janin dalam rahim menyentuh wajah mereka,” katanya dilansir dari Mirror, Ahad (22/3).

“Jadi setiap kali Anda mengatakan pada diri sendiri: ‘Berhenti menyentuh wajah, jangan menyentuh wajah, jika saya menyentuh wajah saya, saya akan benar-benar sakit’, Seolah aneh,” katanya.

Tiwari menjelaskan bahwa menyentuh wajah adalah tindakan bawah sadar untuk menenangkan seseoramg dengan mengaktifkan titik-titik tekanan tertentu. Dan jika sudah memiliki anak, kemungkinan anak akan meniru perilaku orang tuanya yang suka menyentuh wajah.

“Anak-anak sering meniru perilaku yang sama dengan orang tua mereka, jadi jika orang tua kita misalnya saat terkejut menyentuh wajah mereka, anak bisa mungkin sama melakukannya juga,” jelasnya.

Untungnya, di tengah wabah Coronavirus, Tiwari punya tips terbaik untuk membantu berhenti menyentuh wajah. Dia menyarankan meskipun hampir mustahil untuk benar-benar berhenti menyentuh wajah, coba dulu menghilangkan kebiasaan itu.

“Pertama, mungkin lebih baik mengenakan kacamata daripada lensa kontak, memakai make-up yang lebih sedikit natural tidak perlu menambahnya sepanjang hari,” jelasnya.

Tiwari menyarankan cara lainnya. Berusahalah untuk menyilangkan tangan dan meletakannya di pangkuan.

“Kemudian ketika muncul keinginan untuk mengangkat tangan dan menyentuh wajah, jadi tubuh refleks dan akan lebih sadar akan apa yang Anda lakukan,” jelasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Cegah Abrasi Sungai Indragiri, Mahasiswa ITB-I Tanam 100 Pohon

Mahasiswa ITB-I bersama Forkopimda Inhu menanam 100 pohon di bantaran Sungai Indragiri sebagai upaya mencegah…

16 jam ago

Generasi Terbaru Honda Vario 125 Hadir di Pekanbaru dengan Varian Street

PT CDN meluncurkan All New Honda Vario 125 di Pekanbaru dengan desain baru dan varian…

17 jam ago

Sambut Imlek 2577, PBBI dan PKMR Gelar Baksos di Rokan Hilir

PBBI dan PKMR menggelar baksos Imlek 2577 di Rohil dengan pembagian sembako serta layanan pengobatan…

17 jam ago

Energi Mega Persada Bangga Dukung Riau Pos Fun Bike 2026

Energi Mega Persada menyatakan kebanggaannya menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk dukungan…

17 jam ago

Laporan Warga, Wawako dan Kapolresta Cek Dugaan Pesta Waria di New Paragon

Pemko dan Polresta Pekanbaru mendatangi New Paragon KTV menyusul laporan masyarakat terkait dugaan kontes waria…

18 jam ago

RS Awal Bros Sudirman Hadirkan Teknologi Neurorestorasi

RS Awal Bros Sudirman menghadirkan layanan neurorestorasi berbasis TMS sebagai harapan baru pemulihan pasien stroke…

18 jam ago