Categories: Nasional

Canggih, Alat Tes Ini hanya Butuh 10 Menit untuk Deteksi Virus Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tim peneliti Jepang yang berdedikasi untuk penanganan wabah virus korona baru (COVID-19), membuat metode baru untuk mendeteksi infeksi Coronavirus. Kelompok ini telah mengembangkan alat tes yang mampu memberikan hasil untuk kemungkinan infeksi virus hanya dalam 10 menit. Lebih cepat dari standar pengujian yang ada saat ini.

Bagi mereka yang tidak sadar, COVID-19 telah menjadi sorotan utama di seluruh dunia. Virus ini berasal dari China dan telah dikonfirmasi terpapar, di lebih dari 178 negara sampai saat ini.

Virus ini juga telah dikategorikan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan merupakan virus yang sangat menular. 

Tetapi sekarang, Universitas Nagasaki setelah bekerja sama dengan Canon Medical System dan Institut Nasional Penyakit Menular telah mengembangkan metode pengujian baru yang cepat dan efisien.

Dilansir JawaPos.com dari Nikkei Asia via Gizmochina, Ahad (22/3), metode ini, saat ini sedang menjalani uji klinis di Prefektur Nagasaki, yang baru-baru ini melihat laporan pertama yang dikonfirmasi tentang infeksi Coronavirus. Test kit berbentuk alat portabel yang ringkas dan beratnya hanya 2,4 kg. 

Alat tersebut hanya membutuhkan sampel cairan dari hidung atau tenggorokan pasien atau bahan genetik apa pun yang mungkin memiliki jejak virus dan menggunakan pewarna fluoresens, untuk menerangi infeksi bagi para peneliti.

Alat ini membutuhkan lebih sedikit waktu, untuk membawa bahan-bahan penting ke tingkat yang dapat dideteksi, daripada dalam tes reaksi berantai polimerase standar. Untuk tingkat deteksi yang sepenuhnya akurat, pengujian dapat memakan waktu hingga 40 menit dari awal hingga selesai. Satu unit alat ini bisa untuk menguji hingga 700 sampel unik dalam satu hari. 

Saat ini, alat tersebut berada di Universitas Nagasaki dan sedang direncanakan untuk didistribusikan ke berbagai rumah sakit universitas dan lembaga medis lainnya di Jepang.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tanah Tiba-Tiba Amblas, Abrasi Sungai di Inhil Hancurkan 6 Rumah

Bencana abrasi melanda Desa Sungai Nyiur, Inhil. Enam rumah rusak berat dan belasan jiwa terdampak…

22 jam ago

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

2 hari ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

2 hari ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

2 hari ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

2 hari ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

2 hari ago