Categories: Nasional

Pakai Seragam Purnawirawan TNI, Kivlan Zen Sebut Kasusnya Direkayasa

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Terdakwa kepemilikan senjata api, Kivlan Zen memakai seragam TNI saat hendak menjalani sidang pembacaan nota keberatan atau eksepsi terkait kasus yang menjeratnya. Mantan Kepala Staf Komando Strategi Angkatan Darar ini beralasan, seragam kebesarannya itu dipakai sebagai bentuk perlawanan.

Kivlan dengan tegas menyebut, bahwa kasus yang menjeratnya merupakan bentuk rekayasa. Alasan ini mengapa dia memakai baju kebesarannya itu. “Ini seragam untuk purnawirawan kalau pakai label putih. Saya memakai ini karena saya direkayasa oleh Wiranto, Luhut, Tito oleh semua pejabat negara merekayasa,” kata Kivlan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (22/1).

Kivlan pun lagi-lagi menegaskan, bahwa kasus yang menjeratnya merupakan rekayasa. Dia menyebut, kasusnya merupakan rekaya Luhut Binsar Panjaitan dan Tito Karnavian. “Jadi saya akan buktikan bahwa ini rekayasa dan ada komunikasi mereka merekayasa, terutama Luhut dan Tito. Ada nanti kita buktikan di pengadilan,” tegas Kivlan.

Kendati demikian, Kivlan yang sebelumnya terbaring sakit mengaku saat ini belum sepenuhnya sehat. Namun, dia menghormati harga dirinya sehingga mendatangi persidangan. “Belum sehat, tapi karena kehormatan saya juga sehat. Kehormatan dan harga diri saya,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Kivlan Zen terlibat dalam kepemilikan empat pucuk senjata api dan 117 peluru ilegal. Empat senjata api itu terdiri dari pistol laras pendek jenis revolver merk Taurus kaliber 38 mm, pistol laras pendek jenis Mayer hitam kaliber 22 mm, pistol laras pendek jenis revolver kaliber 22 mm dan senjata api laras panjang rakitan kaliber 22 mm.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus kerusuhan 21-22 Mei 2019. Usai Pilpres 2019 digelar, sempat terjadi kerusuhan di Bawaslu dan sebagian di DKI Jakarta.

Editor :Deslina
Sumber: jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

3 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

3 hari ago