Tidak Temukan Tanda Kekerasan di Tubuh Petani
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Pihak kepolisian memastikan kematian Sapri, petani yang ditemukan tewas di tengah jalan perkebunan sawit di Kelurahan Kampung Baru tidak terkait dengan pembunuhan atau tindak pidana lainnya
Hasil tersebut diketahui setelah pihak kepolisian bersama tim dokter RSUD Kota Dumai melakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan atau visum luar terhadap jasad Sapri.
"Setelah dilakukan visum terhadap jasad korban, tidak ada mendapati tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, jadi dapat disimpulkan kematian korban bukan karena dibunuh atau lainnya," ujar Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Dumai Iptu Dedi Nofarizal, Rabu (20/11).
Ia mengatakan memang dalam proses pemeriksaan terhadap tubuh korban terdapat beberapa bekas benturan benda tumpul pada bagian belakang kepala korban yang bisa menyebabkan kematian, kemungkinan korban mengalami pendarahan di dalam otak sehingga korban muntah mengeluarkan cairan warna coklat tua dari mulutnya. "Namun pada bagian tubuh korban yang lain baik tangan, wajah, badan, punggung tidak ada tanda bekas akibat penganiayaan," jelasnya.
Ia mengatakan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan telah menerima bahwa orang tuanya meninggal dunia akibat jatuh dari sepeda motor bukan karena dibunuh.
Seperti diketahui warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur digegerkan dengan sosok mayat di tengah jalan menuju perkebunan masyarakat, Selasa (19/11). Di atas kepalanya tergeletak sebilah parang.(hsb)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…